Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Giri Prasta Hitung Dampak Kerugian Piala Dunia U-20 Batal bagi Pariwisata Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemkab Badung akan menghitung dampak kerugian setelah pembatalan ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia, dimana salah satu venue sebelumnya direncanakan di Bali.
Bupati Kabupaten Badung, I Nyoman Giri Prasta mengatakan dampak kerugian pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia belum diketahui secara pasti apakah akan berdampak ke pendapatan di sektor pariwisata di Kabupaten Badung. Kata dia, proyeksi pendapatan belum dihitung sehingga belum bisa menjelaskan lebih lanjut.
"Kondisi tersebut apakah berpotensi atau tidak, kami belum menghitung atau belum berani untuk berbicara. Kalau urusan booking hotel ini kita belum pernah berbicara dengan owner.
Tentu akan sangat berbeda dengan dulu ketika ada G20 dari awal sudah mengetahui misalkan ada dari Pemerintah Arab Saudi itu memang sudah dibooking oleh beliau tetapi untuk hal ini mungkin akan dirapatkan," ujarnya, belum lama ini.
Soal pembatalan ini, menurut Giri Prasta, menghormati apa yang menjadi keputusan pusat ataupun pemerintah provinsi.
"Kami akan menghormati apa yang menjadi keputusan pusat maupun keputusan Provinsi," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2563 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun