Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Raksasa NATO Jadi Korban Terbaru Perang Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perang Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung lebih dari setahun terus menyeret sejumlah negara lain untuk terlibat. Hal tersebut menjadi bumerang bagi Jerman yang mulai mengalami krisis sumber daya militer.
Menteri Pertahanan Boris Pistorius mengatakan militer anggota NATO tersebut tidak dapat sepenuhnya mengisi kekosongan yang ada pada 2030. Kondisi itu terjadi ketika Berlin berusaha untuk mereformasi angkatan bersenjatanya menyusul invasi Rusia ke Ukraina.
"Kita semua tahu bahwa kesenjangan yang ada tidak dapat ditutup sepenuhnya pada 2030... Itu akan memakan waktu bertahun-tahun. Semua orang menyadarinya," kata Pistorius dalam wawancara dengan surat kabar Welt am Sonntag, dikutip dari Reuters, Minggu (2/4/2023).
Menurut para ahli, kurangnya investasi selama beberapa dekade sejak berakhirnya Perang Dingin telah membuat Bundeswehr, angkatan bersenjata Jerman, berada dalam kondisi yang lebih buruk dari tahun lalu karena senjata dan amunisi yang disumbangkan ke Ukraina sebagian besar belum diganti.
Adapun, Pistorius menolak pengiriman senjata lebih lanjut ke Ukraina dari persediaan Bundeswehr di luar komitmen yang diumumkan.
"Terus terang, seperti negara lain, kami memiliki inventaris terbatas. Sebagai menteri pertahanan federal, saya tidak bisa memberikan semuanya," katanya.
Menteri yang diangkat awal tahun ini mengatakan peningkatan anggaran pertahanan untuk mencapai target pengeluaran NATO sebesar 2 persen dari output nasional, dari saat ini sekitar 1,5 persen, adalah prioritas utamanya.
"Kalau itu kemudian dijalankan pada akhir periode (legislatif), maka saya akan puas," tambahnya.
Jerman juga merencanakan misi angkatan laut di kawasan Indo-Pasifik tahun depan dan mengintensifkan kemitraannya dengan negara-negara utama di kawasan itu, seperti Jepang, Australia, India, india, Korea Selatan, dan Singapura.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 635 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan