Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kemlu Qatar Sindir Pasukan Israel Serang Final Sepak Bola Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri Qatar melalui juru bicara, Lolwah Alkhater, menyindir kelakuan pasukan Israel yang menyerang laga final sepak bola Palestina dengan gas air mata pada Kamis (30/3) lalu.
Alkhater menilai serangan itu seolah jadi pengecualian bagi media-media arus besar untuk menjadikannya sebagai berita utama.
Seperti dikutip dari Doha News, serangan pasukan Israel terhadap final Liga Palestina itu terjadi setelah berita geger FIFA mencoret Indonesia dari status tuan rumah Piala Dunia U-20.
Pembatalan itu dilakukan setelah ribut-ribut di RI soal keikutsertaan timnas Israel U-20 di kompetisi tersebut. Alkhater kemudian menuliskan pendapatnya dalam sebuah akun Twitter tentang serangan pasukan Israel terhadap kompetisi sepak bola Palestina.
"Pasukan pendudukan Israel menyerang pertandingan final kompetisi sepak bola Palestina. Seandainya ini dilakukan oleh negara lain, akan jadi headline, tapu inilah sebuah pengecualian jika menyangkut Israel. Aksi dan perlakuan mereka sebagai negara di atas Hukum Internasional," demikian cuitan Alkhater.
Alkhater juga mengunggah video singkat detik-detik pasukan Israel menembakkan gas air mata ke tengah lapangan sehingga membuat para pemain, ofisial, dan penonton panik kesulitan bernapas.
Serangan gas air mata itu terjadi pada babak pertama laga final Abu Ammar Cup antara Balata FX vs Jabar Al Mukaber di Stadion Faisal Al Husseini, Kamis (30/3).
Tentara Israel bukan hanya menembakkan gas air mata tetapi juga peluru karet. Serangan itu membuat pertandingan harus dihentikan.
Penonton sampai berhamburan ke dalam lapangan. Penonton tak terkecuali anak-anak dan wanita menderita sesak napas karena menghirup gas air mata.
Mereka harus mendapatkan perawatan di pinggir lapangan. Ada pula korban yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat serangan tentara Israel ini.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sampai mengecam aksi pasukan Israel tersebut yang dinilai keterlaluan karena gas air mata amat dilarang FIFA digunakan di dalam lapangan.
"AFC mengecam keras serangan yang tidak beralasan dan mengerikan yang dilancarkan oleh pasukan Israel terhadap pemain dan penonton selama pertandingan Final Piala Abu Ammar antara Balata FC dan Jabal Al Mukabber di Stadion Internasional Faisal Al Husseini, Palestina," bunyi pernyataan resmi AFC.
"Gas air mata dan peluru karet digunakan oleh pasukan Israel selama penyerangan yang menyebabkan pertandingan dihentikan karena beberapa pemain dan penggemar Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, menderita sesak napas karena menghirup gas air mata dan harus dirawat di rumah sakit."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun