Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pertama Sejak 2009, Saudi Eksekusi Mati Napi Saat Ramadan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Arab Saudi mengeksekusi mati narapidana saat bulan suci Ramadan. Pelaksanaan eksekusi selama Ramadan disebut aktivis hak asasi manusia merupakan yang pertama sejak 2009 ketika Saudi tak memberlakukan eksekusi mati selama bulan suci itu bagi umat Islam.
Menurut media pemerintah Saudi, Saudi Press Agency (SPA), eksekusi dilakukan pada 28 Maret, pekan pertama Ramadan.
"Arab Saudi mengeksekusi seorang warga selama Ramadan," demikian pernyataan Organisasi Hak Asasi Manusia Eropa (ESOHR) yang berbasis di Berlin, seperti dikutip The Guardian, Senin (3/4).
Napi itu dihukum karena melakukan pembunuhan. Ia menikam korban dan membakarnya.
ESOHR juga menyatakan tak ada hukuman mati yang diterapkan selama bulan Ramadan sejak 2009.
Eksekusi di Ramadan kali ini menambah daftar panjang hukuman mati di Saudi sepanjang 2023.
Pada 2023, Kerajaan mengeksekusi 147 orang. Angka ini, naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya sebanyak 69 orang.
Tahun lalu pula, Saudi memulai kembali mengeksekusi narapidana untuk kejahatan narkoba.
Sejak Raja Salman mengambil alih kekuasaan pada 2015, lebih dari 1.000 hukuman mati telah dilakukan. Mereka sering melakukan hukuman mati dengan cara dipancung.
Pada Maret 2022 lalu, Putra Mahkota sekaligus penguasa de facto Saudi, Mohammed bin Salman, sempat mengatakan kerajaan menerapkan hukuman mati untuk kasus pembunuhan atau ketika seseorang "mengancam nyawa banyak orang."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun