Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tenaga Honorer Daerah Resah, DPRD Buleleng Segera Lakukan RDP
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dewan Buleleng segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna memfasilitasi keluhan tenaga honor daerah yang mulai resah akibat sejumlah kebijakan, utamanya berkaitan dengan pengangkatan status.
Menyikapi hal itu, DPRD Kabupaten Buleleng segera fasilitasi persoalan pegawai honor daerah yang mengaku resah untuk dapat diperhatikan dalam perekrutan tenaga ASN.
Hal tersebut diungkapkan ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, SH saat ditemui usai menerima Tim 11 yang merupakan perwakilan dari tenaga Honor daerah se Kabupaten Buleleng, di ruang kerjanya, Selasa 4 April 2023.
Ketua DPRD Buleleng Supriatna mengatakan, pihaknya akan segera menugaskan Komisi I DPRD Kabupaten Buleleng untuk segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang BKPSDM dan Tim 11 yang merupakan perwakilan dari tenaga Honor Daerah se-Kabupaten Buleleng untuk mendapat kejelasan atas permasalahan mereka.
“Ya kami akan segera menindaklanjuti lewat Komisi I untuk segera melakukan rapat koordinasi ataupun RDP dengan para pihak terkait, kalau bisa sebelum cuti bersama ini sudah kita agendakan,“ terangnya.
Sebelumnya Tim 11 yang merupakan perwakilan dari para tenaga honor daerah melakukan audensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng terkait permasalahan yang mereka hadapi selama ini untuk dapat diperhatikan dalam perekrutan baik sebagai CPNS maupun sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Seperti yang disampaikan Nyoman Suardana, bahwa kedatangannya kali ini untuk memohon dukungan DPRD untuk dapat difasilitasi dalam perekrutan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng di Tahun 2023.
“Kami sudah dapat menghadap ke BKPSDM agar tenaga Honorer yang sudah mengabdi cukup lama ini agar diutamakan, masalahnya setiap perekrutan semua formasi yang diterapkan dari pusat, sehingga tenga Honor yang ada di kabupaten tidak bisa diusulkan ke pusat, ditambah lagi dengan kualifikasi yang ditentukan dari pusat yakni kualifikasi S1 sehingga kami disini yang rata-rata tamatan SMA otomatis tidak bisa ikut seleksi, sementara umur sudah bertambah dan masa kerja juga meningkat akan tetapi tidak ada perekrutan untuk setara SMA," ujarnya.
Ditambahkan oleh Suardana bahwa saat ini tenaga honorer kategori K-2 berjumlah 234 orang, namun yang berasal dari tenaga honor daerah sebanyak 88 orang tersebar di masing-masing instansi di Kabupaten Buleleng dengan rata-rata pengabdian hampir 18 tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan