Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Finlandia Resmi Gabung NATO, Putin Segera Bertemu Presiden Belarus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin bakal bertemu dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Moskow pada Rabu (5/4) ini waktu setempat. Kepastian itu bertepatan usai Finlandia resmi bergabung menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Kremlin melaporkan kedua pemimpin itu bakal melakukan pembicaraan tentang "isu-isu bilateral dan topik-topik internasional" pada 5 April, sebelum pertemuan Dewan Tertinggi Negara Persekutuan digelar 6 April, seperti dilansir dari Reuters.
Dalam kesempatan terpisah, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Putin dan Lukashenko bakal membahas seruan Belarus mengenai gencatan senjata di Ukraina dalam pertemuan tersebut.
Rusia dan Belarus merupakan sekutu dekat yang tergabung dalam Negara Persatuan, sebuah persatuan tanpa batas sekaligus aliansi kedua negara bekas Uni Soviet itu.
Rusia selama ini menjadi pendukung utama politik dan keuangan Belarus, meski rencana integrasi ekonomi mereka berulang kali terhenti.
Saking dekatnya, kedua negara sampai bahu-membahu dalam melancarkan invasi di Ukraina. Minsk selama ini diketahui mengizinkan Moskow menggunakan wilayahnya sebagai landasan peluncuran invasi tahun lalu.
Pada Februari, Putin juga sempat mengumumkan bahwa Rusia berencana mengerahkan senjata nuklir taktis ke Belarus menyusul laporan yang menyebut Inggris akan mengirim amunisi anti-tank mengandung uranium kadar rendah ke Ukraina.
Inggris sudah membantah laporan itu, tapi Putin tetap menganggap laporan itu bahaya sehingga Rusia harus mengerahkan senjata nuklir ke negara tetangga Ukraina tersebut.
Pengerahan ini sendiri bakal segera dilakukan dalam waktu dekat. Duta Besar Rusia untuk Belarus Boris Gryzlov mengatakan senjata nuklir taktis Rusia akan segera dipindahkan ke dekat perbatasan. Namun Gryzlov tak mengungkap lokasi pastinya.
"Itu (senjata nuklir taktis) akan memperluas kemampuan pertahanan kami, dan akan tetap dilakukan terlepas dari semua kebisingan dari Eropa dan Amerika Serikat," kata Gryzlov, dikutip dari The Guardian.
Belarus sejak awal memang menyatakan bakal menerima senjata nuklir Rusia karena senjata itu dibutuhkan untuk melawan ancaman NATO.
Pada Selasa (4/4), Menteri Pertahanan Sergei Shoigu pun mengatakan bahwa Rusia meningkatkan kemampuan nuklir Belarus sebagai respons bergabungnya Finlandia dengan NATO.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3349 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 917 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 676 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun