Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
NASA Temukan 'Bumi Super', Lebih Layak Jadi Hunian Manusia?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para astronom di Transiting Exoplanet Survey Satelitte NASA berhasil menemukan sejumlah planet 'Bumi Super'. Kabarnya, planet tersebut mengorbit di zona layak huni bintang induknya.
Salah satunya adalah sebuah exoplanet dengan ukuran 30 persen lebih besar dari Bumi. Planet itu mengorbit dalam waktu kurang dari tiga hari.
Selain itu ada juga planet raksasa berukuran 70 persen lebih besar dari Bumi. Planet tersebut dilaporkan kemungkinan memiliki lautan yang dalam.
"Kedua exoplanet ini adalah super-Bumi atau lebih besar dari Bumi tetapi lebih kecil dari raksasa es seperti Uranus dan Neptunus," tulis space.com, dikutip Selasa (4/4/2023).
Bumi super ini, menurut para ilmuwan, mengorbit pada sebuah bintang kerdil dingin. Bintang tersebut memiliki massa lebih kecil namun hidup lebih lama dari Matahari.
Bintang kerdil tersebut terdapat ratusan untuk tiap bintang seperti Matahari. Ditemukan Bumi Super mengorbit 40 persen dari para bintang.
"Dengan menggunakan angka itu, para astronom memperkirakan bahwa ada puluhan miliar Bumi Super di zona layak huni dan memiliki cairan, itu hanya di Bima Sakti saja. Karena semua kehidupan di Bumi menggunakan air. Air dianggap penting untuk layak huni," kata para peneliti.
Dari proyeksi yang ada, seperti exoplanet adalah Bumi Super. Ini menjadi paling umum di Bima Sakti. Jarak terdekatnya hanya 6 tahun cahaya dari Bumi.
Sementara itu, para peneliti telah membuat daftar atribut untuk membuat planet kondusif bagi kehidupan. Planet lebih besar disebut aktif secara geologis, yakni fitur mendorong evolusi biologis.
"Jadi planet yang paling layak huni akan memiliki massa kira-kira dua kali lipat Bumi dan volumenya antara 20 persen dan 30 persen lebih besar," tulisnya.
Volume juga akan memiliki lautan cukup dangkal untuk cahaya bisa merangsang kehidupan hingga dasar laut. Suhunya mencapai 77 derajat Fahrenheit (25 derajat celcius). Sementara itu, planet akan punya atmosfer lebih tebal dari Bumi untuk selimut isolasi.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7750 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5630 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan