Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Misteri Transaksi Nego Jumbo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Akhir-akhir ini marak terjadi transaksi bernilai triliunan di pasar negosiasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai hal itu masih dalam batas wajar.
Baca juga:
Turis Asing Masuk ke RI Akan Dipajaki
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, peraturan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka transaksi negosiasi untuk tujuan tertentu.
"Salah satunya untuk memberikan kesempatan para pihak melakukan transaksi dalam jumlah besar (jumbo), antara lain untuk tujuan akuisisi atau perubahan pengendalian perusahaan tercatat," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/4).
Inarno menegaskan, BEI dan OJK mengawasi pihak-pihak yang bertransaksi di pasar modal baik yang melakukan transaksi di pasar reguler maupun di pasar negosiasi untuk mencegah timbulnya manipulasi pasar atau pelanggaran-pelanggaran lain yang terkait dengan perdagangan saham.
Sementara, jika terdapat kecurigaan terkait dengan transaksi tersebut, langkah awal yang dilakukan adalah meminta informasi dari emiten atau para pihak yang melakukan transaksi mengenai tujuan transaksinya.
"Transksi jumbo dapat mempengaruhi pasar modal RI, di antaranya jika terkait dengan akuisisi oleh perusahaan-perusahaan asing dengan nilai premium, dapat memberikan sinyal positif iklim investasi yang baik di Indonesia," pungkasnya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 623 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 507 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan