Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Misteri Transaksi Nego Jumbo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Akhir-akhir ini marak terjadi transaksi bernilai triliunan di pasar negosiasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai hal itu masih dalam batas wajar.
Baca juga:
Turis Asing Masuk ke RI Akan Dipajaki
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, peraturan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka transaksi negosiasi untuk tujuan tertentu.
"Salah satunya untuk memberikan kesempatan para pihak melakukan transaksi dalam jumlah besar (jumbo), antara lain untuk tujuan akuisisi atau perubahan pengendalian perusahaan tercatat," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/4).
Inarno menegaskan, BEI dan OJK mengawasi pihak-pihak yang bertransaksi di pasar modal baik yang melakukan transaksi di pasar reguler maupun di pasar negosiasi untuk mencegah timbulnya manipulasi pasar atau pelanggaran-pelanggaran lain yang terkait dengan perdagangan saham.
Sementara, jika terdapat kecurigaan terkait dengan transaksi tersebut, langkah awal yang dilakukan adalah meminta informasi dari emiten atau para pihak yang melakukan transaksi mengenai tujuan transaksinya.
"Transksi jumbo dapat mempengaruhi pasar modal RI, di antaranya jika terkait dengan akuisisi oleh perusahaan-perusahaan asing dengan nilai premium, dapat memberikan sinyal positif iklim investasi yang baik di Indonesia," pungkasnya.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3337 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 916 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 675 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun