Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Hujan Turun Tidak Menentu di Bali, Begini Penjelasan BMKG
BERITABALI.COM, BADUNG.
Prakirawan Cuaca Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Putu Agus Dedy Permana menyebut kondisi cuaca yang tidak menentu di Bali disebabkan karena wilayah Bali berada dalam musim peralihan dari musim penghujan ke kemarau.
"Kondisi ini terjadi karena saat ini wilayah Bali diperkirakan sedang berada dalam musim peralihan dari musim penghujan ke kemarau. Kondisi ini masih tergolong normal di musim peralihan," jelasnya, Sabtu (8/4/2023) di Kuta, Badung.
Dirinya menyebutkan, untuk saat ini secara umum wilayah Bali masih berpotensi hujan di sebagian besar wilayahnya terutama di Bali bagian utara, tengah, dan timur.
Sedangkan untuk keadaan gelombang laut saat ini masih tergolong normal. Namun perlu diwaspadai ketinggian gelombang laut mencapai 2 meter di Perairan selatan Bali.
Ia mengingatkan masih ada potensi potensi cuaca buruk sehingga masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem seperti banjir, genangan air, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kilat atau petir.
"Agar selalu memperhatikan Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca atau iklim ekstrem," ucapnya.
Masyarakat umum, Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari agar mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan selatan Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 606 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 486 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan