Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Sempat Diperbaiki, Traffic Light Simpang Empat Subagan Kembali Padam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Baru saja diperbaiki, lampu Traffic Light (TL) yang ada di simpang empat Subagan, Kecamatan Karangasem kembali padam.
Menurut salah seorang pengendara, Komang Ayu, lampu TL di Simpang Empat Subagan tersebut sudah sempat menyala karena memang sebelumnya juga sempat padam.
"Padam lagi dari kemarian, padahal sudah sempat menyala, tapi mati lagi," ujarnya.
Ia mengaku cukup was-was saat melintas di simpang empat tersebut, mengingat jalur ini cukup padat dilalui sehingga dengan matinya TL ini berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sutirtayasa kepada awak media mengakui bahwa memang sebelumnya TL di simpang empat subagan ini sudah sepoat perbaikan dan sudah menyala kembali.
"Sudah semoat diperbaiki mengalami kerusakan pada bagian panelnya. Namun kerusakan saat ini justru panelnya terbakar, atas kondisi tersebut kami sudah laporkan kepada BPTD untuk bisa dilaksanakan perbaikan,” kata Sutirtayasa.
Kondisi yang sama juga terjadi pada TL di simpang tiga jalan Veteran (jalur sebelas). Bahkan disini TL sudah padam sejak beberapa hari, kata Sutirtayasa belum diketahui kerusakannya tapi sudah dilaporkan untuk mendapatkan perbaikan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2917 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1284 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 911 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 830 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun