Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Jelang Lebaran, BKP Awasi Lalu Lintas Hewan Ternak di Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Badan Karantina Pertanian (BKP) terus mengawasi lalu lintas hewan ternak guna menjaga ketersediaan pangan jelang Lebaran dan Idul Adha.
Hal ini dikatakan oleh Kepala BKP, Ir. Bambang, pada wawancara yang dilakukan belum lama ini. Bambang menyebutkan bahwa perkembangan hama yang mewabah seperti PMK relatif mulai melandai, namun penyakit ASF dan LSD masih menjadi perhatian utama.
Bambang menjelaskan bahwa Bali masih aman dari penyakit LSD, namun harus tetap dijaga dengan baik karena penyakit eksotik ini sangat ditakuti oleh wisatawan asing.
"Oleh karena itu, karantina memegang peran penting dalam mencegah penyakit ini masuk ke Bali. Koordinasi dan kolaborasi antarinstansi sangat diperlukan terutama di Pelabuhan Gilimanuk, agar karantina dapat bekerja dengan maksimal," jelasnya.
Bambang juga menekankan pentingnya vaksinasi untuk ternak yang akan dipasarkan pada Idul Adha, terutama untuk mencegah masuknya LSD ke Bali. BKP menyarankan agar vaksinasi dilakukan paling lambat H-28 sebelum Idul Adha dan agar kebutuhan untuk Idul Adha dipersiapkan mulai sekarang.
Sementara itu, untuk kebutuhan Lebaran, Bambang menyatakan bahwa tidak ada masalah. Ketersediaan pangan sudah sangat memadai dan kebutuhan protein hewani sudah tercukupi dengan daging lokal dan impor.
Namun, untuk kebutuhan Idul Adha, Bali harus siap dengan vaksinasi dan pencegahan masuknya LSD, sehingga Bali tidak ditetapkan sebagai zona merah pada Idul Adha mendatang.
Bambang juga mengingatkan agar antisipasi dilakukan terhadap lalulintas yang kemungkinan masuk melalui pintu-pintu ilegal, sehingga penjagaan di bandara dan pelabuhan harus tetap dijaga agar tidak lengah. Dalam hal ini, kolaborasi antarinstansi dan pengawasan yang ketat sangat dibutuhkan.
Bambang berharap agar seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menjaga ketersediaan pangan dan mencegah masuknya penyakit ke Bali, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dan Idul Adha dengan tenang dan aman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 292 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun