Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Ngabuburit Sambil Bersepeda Keliling Kampung di Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Acara bersepeda sambil ngabuburit dilakukan komunitas di Buleleng, Minggu, 9 April 2023. Kegiatan ini merupakan merupakan Kopdar Bike-10 yang mengambil tema "Ngabubu-Ride".
Ngabuburit sambil ride sepeda. Acara ini digelar kerja sama Kopdar Bike dengan pengurus Masjid Agung Jami' Singaraja, Buleleng Bali.
Tema "Ngabubu-Ride" diusung bertepatan dengan bulan puasa ramadhan tahun 2023. Para pesepeda diajak berkeliling Kampung Kajanan dan Kampung Bugis.
Start dan finish Kopdar Bike 10 dilakukan di Masjid Agung Jami' Singaraja. Peserta mulai kumpul sekitar pukul 16.00 WITA dan keberangkatan dimulai pukul 17.00 Wita. Jalur yang dilalui, dari Jalan Sawo - Jalan Diponogoro - Masjid Keramat - Jalan Hasanudin - Kampung Lebah - Banjar Bali - Jalan Wibisana - Jalan Gajah Mada - Jalan dr. Sutomo - Jalan Patimura - Jalan Merak - Susur Pantai Kayu Buntil - Jalan Patimura - Gang Masjid Noor - Masjid Agung Jami'.
Jalur ini merupakan jalur komunitas muslim yang ada di tengah Kota Singaraja. Puluhan pesepeda tidak hanya melalui jalur jalan beraspal. Pesepeda diajak untuk masuk ke gang-gang kecil disekitaran Kampung Lebah menuju Banjar Bali.
Selanjutnya peserta akan menyusuri pinggiran sungai di Jalan Wibisana dan menyusuri tepian pantai Kayu Buntil. Sepanjang perjalanan, tergambar wajah keberagaman suku, agama dan ras di Kota Singaraja. Dari Bali, Cina, Pakistan, India, Arab, Bugis, hingga Jawa.
“Ini program rutin Kopdar Bike, hal yang menarik ini bertepatan dengan Bulan Ramadhan, banyak hal yang kita bisa pelajari dari Kota Singaraja itu sendiri. Melihat dari rute melihat dari waktu, kita ingin mengenal lebih dalam Kota Singaraja. Ini ruang bersenang-senang dan belajar bersama dan harus diakui ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang singajara,” ungkap penggagas Kopdar Bike, Ida Bagus Mahadi.
Pemilihan Masjid Agung Jami' Singaraja sebagai titik kumpul kerena, memiliki sejarah yang sangat lekat dengan Puri Gede Buleleng. Wajah masjid yang diwarnai dengan ukiran Bali adalah wujud akulturasi budaya. Bahkan pintu utama masjid ini adalah hadiah atau pemberian dari Raja Buleleng kala itu. Hingga kini pintu tersebut masih terpasang kokoh.
Ngabuburit sambil bersepeda seungguhnya sudah menjadi kebiasaan lama bagi warga muslim di wilayah Kampung Kajana dan Kampung Bugis. Sayangnya, hal ini telah lama tidak dilakukan laku. Dengan acara ini sesungguhnya mengembalikan lagi kenangan lama yang biasa dilakukan saat ngabuburit.
"Ngabuburit dengan bersepeda bukan hal baru, namun sudah lama tidak dilakukan, karena perkembangan jaman, ada gadget dan jalan juga sudah ramai motor. Namun ini sangat menarik, buktinya tadi banyak anak-anak yang mendadak langsung gabung bersepeda saat melintas. Ini bisa jadi pilihanlah saat ngabuburit" ungkap Muhammad Rezza Yunus, Pengurus Masjid Agung Jami’ Singaraja.
Pesepeda yang ikut dalam acara ini dari lintas agama. Setelah menyelesaikan rute, seluruh kembali ke Masjid Agung Jami' Singaraja untuk menunggu waktu buka puasa. Kopdar Bike 10, diakhir dengan buka puasa bersama, dengan menu bubur kajanan, hidangan khas di Masjid Agung Jami' Singaraja saat bulan ramadhan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5309 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3440 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2242 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 982 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan