Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dituding Sokong Rusia, Cina Cecar NATO Sebut Tak Berhak Tekan Beijing
beritabali.com/cnnindonesia.com/Dituding Sokong Rusia, Cina Cecar NATO Sebut Tak Berhak Tekan Beijing
BERITABALI.COM, DUNIA.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Mao Ning memperingatkan Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) untuk tidak menuduh dan menekan Beijing soal perang Rusia vs Ukraina.
Pernyataan itu disampaikan Mao merespons Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengenai konsekuensi bagi Beijing dalam kasus pasokan senjata ke Rusia.
Mao kemudian menyebut NATO dan Amerika Serikat yang justru harus memikul tanggung jawab atas krisis di Ukraina.
"Sejauh menyangkut tanggung jawab atas masalah Ukraina, saya percaya itu harus ditanggung Amerika Serikat dan blok militer seperti NATO," kata Mao dalam konferensi pers pada Kamis (6/4) seperti dikutip TASS.
Ia kemudian menegaskan, "Aliansi Atlantik Utara tak punya keadaan yang diperlukan untuk mencela Cina atau menekannya."
Mao mengatakan Cina sejak awal mendukung untuk memfasilitasi pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina.
Dia pun meyakini pihak "yang adil dan benar" bakal segera terkuak berdasarkan fakta sejarah.
"Sejarah pada akhirnya akan mengumumkan keputusannya siapa yang benar-benar mengambil posisi yang adil dan benar," ujarnya.
Pernyataan Mao ini sendiri dilontarkan setelah Stoltenberg menyebut konsekuensi serius bakal terjadi bagi Cina apabila Negeri Tirai Bambu memasok senjata ke Rusia.
Stoltenberg juga menuding Cina belakangan semakin mesra dengan Rusia dengan ikut-ikutan mempertanyakan hak negara-negara dalam "memilih jalannya sendiri".
"Kami telah melihat bahwa Cina tidak mau mengutuk agresi Rusia," kata Stoltenberg dalam konferensi persnya usai pertemuan di Brussel seperti dikutip dari Newsweek.
"Dan Beijing telah bergabung dengan Moskow dalam mempertanyakan hak negara-negara untuk memilih jalan mereka sendiri. Ini adalah tantangan serius bagi kita semua."
Dalam kesempatan itu, Stoltenberg lantas berujar penting bagi negara-negara untuk "berdiri bersama melindungi nilai-nilai kita."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun