Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dituding Sokong Rusia, Cina Cecar NATO Sebut Tak Berhak Tekan Beijing
beritabali.com/cnnindonesia.com/Dituding Sokong Rusia, Cina Cecar NATO Sebut Tak Berhak Tekan Beijing
BERITABALI.COM, DUNIA.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Mao Ning memperingatkan Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) untuk tidak menuduh dan menekan Beijing soal perang Rusia vs Ukraina.
Pernyataan itu disampaikan Mao merespons Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengenai konsekuensi bagi Beijing dalam kasus pasokan senjata ke Rusia.
Mao kemudian menyebut NATO dan Amerika Serikat yang justru harus memikul tanggung jawab atas krisis di Ukraina.
"Sejauh menyangkut tanggung jawab atas masalah Ukraina, saya percaya itu harus ditanggung Amerika Serikat dan blok militer seperti NATO," kata Mao dalam konferensi pers pada Kamis (6/4) seperti dikutip TASS.
Ia kemudian menegaskan, "Aliansi Atlantik Utara tak punya keadaan yang diperlukan untuk mencela Cina atau menekannya."
Mao mengatakan Cina sejak awal mendukung untuk memfasilitasi pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina.
Dia pun meyakini pihak "yang adil dan benar" bakal segera terkuak berdasarkan fakta sejarah.
"Sejarah pada akhirnya akan mengumumkan keputusannya siapa yang benar-benar mengambil posisi yang adil dan benar," ujarnya.
Pernyataan Mao ini sendiri dilontarkan setelah Stoltenberg menyebut konsekuensi serius bakal terjadi bagi Cina apabila Negeri Tirai Bambu memasok senjata ke Rusia.
Stoltenberg juga menuding Cina belakangan semakin mesra dengan Rusia dengan ikut-ikutan mempertanyakan hak negara-negara dalam "memilih jalannya sendiri".
"Kami telah melihat bahwa Cina tidak mau mengutuk agresi Rusia," kata Stoltenberg dalam konferensi persnya usai pertemuan di Brussel seperti dikutip dari Newsweek.
"Dan Beijing telah bergabung dengan Moskow dalam mempertanyakan hak negara-negara untuk memilih jalan mereka sendiri. Ini adalah tantangan serius bagi kita semua."
Dalam kesempatan itu, Stoltenberg lantas berujar penting bagi negara-negara untuk "berdiri bersama melindungi nilai-nilai kita."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan