Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Temui MbS, Bos CIA Sebut AS Merasa Dikhianati Normalisasi Saudi-Iran
beritabali.com/cnnindonesia.com/Temui MbS, Bos CIA Sebut AS Merasa Dikhianati Normalisasi Saudi-Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (CIA) mengungkapkan ketidaksenangan soal rencana Arab Saudi menormalisasi hubungan dengan Iran.
AS merasa telah "diserang dari belakang" karena Saudi, sekutu dekatnya, tiba-tiba memutuskan rujuk dengan Iran yang selama ini merupakan musuh bebuyutan Washington di Timur Tengah.
The Wall Street Journal melaporkan Direktur CIA Bill Burns mengatakan langsung kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) bahawa AS merasa "dibutakan" atau "dikhianati" oleh rekonsiliasi Riyadh-Teheran hingga Suriah.
Dikutip The Middle East Monitor, seorang sumber intelijen AS menuturkan pernyataan itu diutarakan Burns langsung saat berkunjung ke AS baru-baru ini.
Riyadh dan Teheran bulan lalu sepakat membangun kembali relasi diplomatik keduanya setelah sekitar delapan tahun putus hubungan.
The Wall Street Journal menuturkan CIA dan pemerintah AS merasa frustrasi karena tidak dilibatkan dalam perkembangan regional dan sehingga merasa dikesampingkan oleh Saudi.
Sementara itu, normalisasi Saudi-Iran merupakan hasil mediasi Cina sehingga dilihat oleh banyak komunitas internasional sebagai pukulan telak terhadap hegemoni AS di Timur Tengah dan dunia dan secara luas.
Melansir Reuters, kantor berita Iran, ISNA, melaporkan Teheran akan mengirim delegasi ke Saudi dalam waktu dekat terkait pembukaan kedutaan besar di Riyadh. Sementara itu, sejumlah pejabat Saudi dilaporkan juga telah tiba di Teheran untuk mendiskusikan rencana pembukaan kedutaan di Iran.
Selain Iran, ada pula indikasi bahwa Saudi sedang bersiap menormalisasi hubungan dengan rezim Suriah Bashar al-Assad, yang juga akan bertentangan dengan sikap kebijakan luar negeri utama Amerika di wilayah tersebut.
Surat kabar itu juga melaporkan bahwa seorang pejabat AS mengonfirmasi bahwa Burns turut membahas kerja sama intelijen dan kontraterorisme dengan pejabat Saudi ketika berkunjung ke negara itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5977 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4666 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan