Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Petani Buahan Gianyar Mengeluh Kesulitan Pupuk dan Obat ke Babinkamtibmas
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Belakangan hari terakhir, petani di desa Buahan, Kecamatan Payangan merana. Mereka kesulitan mendapatkan pupuk. Akibatnya, pola tanam mereka terganggu. Padahal, pupuk bermanfaat bagi pertanian.
Karena kurang mendapat perhatian dari instansi terkait, keluhan petani tersebut terpaksa disampaikan kepada polisi yang menyambangi areal pertanian, Senin (10/4) pukul 10.15 WITA.
Keluhan petani di Subak Susut diterima oleh Babinkamtibmas Buahan Aiptu I Made Prasana. “Dua orang petani Subak Susut, terkait situasi sawah saat ini , keluhan para petani adalah minimnya mendapatkan pupuk akhir-akhir ini,” ujarnya.
Selain itu, ketika ada giliran pembagian pupuk, jumlahnya tidak sesuai dengan kapasitas luas areal subak. “Saat ini pembagian pupuk tidak sesuai dengan jumlah are yang ditanami padi sehingga kadang hasil tidak maksimal,” jelasnya.
Minimnya pupuk, menyebabkan muncul keluhan baru. Yakni muncul hama menyerang tanaman mereka. “Petani juga memerlukan obat pembasmi hama,” jelasnya.
Mengenai keluhan petani, Babin berjanji meneruskan informasi itu kepada Petugas Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Gianyar.
“Kami akan menyampaikan keluhannya kepada PPL yang ada di Desa Buahan yang mewadahi masalah pertanian sehingga para petani sawah mendapatkan kejelasan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan