Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Mudik Lebaran 2023, Penerbangan Bali-Lombok Ditambah
BERITABALI.COM, NTB.
Mengantisipasi lonjakan penumpang selama mudik Lebaran, Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menambah rute penerbangan.
Penerbangan tambahan (extra flight) selama periode libur Lebaran yang baru diajukan oleh satu maskapai itu, untuk dua jadwal penerbangan tambahan. Yaitu rute Lombok-Bali dan Bali-Lombok untuk 15-30 April 2023.
"Maskapai yang mengajukan itu Citilink, untuk dua jadwal penerbangan tambahan, yaitu rute Lombok-Bali dan Bali-Lombok untuk 15-30 April 2023," ungkap General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Rahmat Adil Indrawan, Senin (17/4).
Saat ini ada enam rute penerbangan domestik dari Bandara Lombok tujuan Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Bima, dan Sumbawa Besar. Semua rute tersebut yang dilayani maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air.
"Ada dua rute penerbangan internasional, yaitu Kuala Lumpur (Indonesia Air Asia) dan Singapura (Scoot)," kata Rahmat Adil Indrawan.
Pada periode lebaran tahun ini, Bandara Lombok diprediksi akan melayani sebanyak 91.908 penumpang atau meningkat 7 persen jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 85.664 penumpang. Sementara pergerakan pesawat diperkirakan akan ada 859 pergerakan, meningkat 10 persen6 dibandingkan tahun 2022 lalu dengan 7846 pergerakan pesawat.
Selama mudik lebaran, waktu operasional Bandara Internasional Lombok berlangsung selama 14 jam. Pelayanan mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WITA.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3295 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 770 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 708 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman