Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Derita Asam Urat, Warga Jungutan Karangasem Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Penyakit asam urat yang selama ini diderita oleh Ni Wayan Rai (68) diduga menjadi pemicu warga Banjar Dinas Mumbul, Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban diitemukan oleh cucunya sudah dalam kondisi gantung diri pada tiang rak besi yang ada di belakang rumahnya pada Selasa sore (18/4/2023) sekitar pukul 14.30 WITA. Pihak keluarga kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun untuk selanjutnya dilaporkan ke Polsek Bebandem.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi Korban dikatakan sudah lama menderita penyakit Asam Urat yang tidak kunjung sembuh yang menyebabkan Korban tidak bisa menekuk kakinya sehingga membuat korban merasa selalu menderita," kata Kanit Reskrim Polsek Bebandem, IPDA. I Gede Alit saat dikonfirmasi.
Dari hasil pemeriksaan tim Medis Puskesmas Bebandem yang datang bersama anggota Polsek Bebandem ke lokasi kejadian, pada tubuh Korban tidak terdapat bekas luka-luka dan tanda kekerasan fisik. Korban diperkiraan murni meninggal karena gantung diri.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 790 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 722 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 385 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 329 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun