Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Bamsoet Dorong Seniman Bali Kuasai Pasar Seni Internasional
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo berharap seni lukis karya para seniman Bali bisa menguasai pasar seni internasional.
Terlebih, lukisan klasik Bali telah dijadikan barang koleksi dan dagangan, sejak Bali bersentuhan dengan industri pariwisata di tahun 1930-an.
"Karya seni lukis klasik Bali saat ini sudah terkenal karena memiliki nilai seni yang tinggi. Tidak hanya berhasil menjadi koleksi museum di Indonesia saja, tetapi juga dikoleksi oleh para pecinta seni lukis dan museum berbagai belahan ini. Sehingga, secara tidak langsung mampu mengangkat dan mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional," ujar Bamsoet usai mengunjungi Kresna Ayu Painting Gallery di Bali, Jumat (21/4/23).
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, salah satu karya lukis klasik Bali yang terkenal diantaranya lukisan klasik Wayang Kamasan. Bahkan, lukisan klasik Wayang Kamasan ini telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada tahun 2015.
"Pemerintah Indonesia pun telah mengusulkan lukisan klasik Wayang Kamasan sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada Intangible Cultural Heritage (ICH) United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Saya mendukung penuh agar lukisan klasik Wayang Kamasan ini bisa ditetapkan UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, sebelumnya lukisan klasik Wayang Kamasan pada tahun 2018 pernah diusulkan pemerintah Indonesia kepada ICH UNESCO untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.
Namun, masih belum berhasil karena ada beberapa hal yang perlu dilengkapi. Di tahun 2022 lalu, pemerintah kembali mengajukan lukisan klasik Wayang Kamasan kepada ICH UNESCO untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.
"Seni lukis klasik Wayang Kamasan ini berkembang di Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung, Bali. Seni lukis Wayang Kamasan memiliki ciri khas menampilkan potongan-potongan cerita yang diambil dari Kitab Sutasoma. Seperti Mahabharata, Ramayana, cerita Tantri, dan lainnya. Saat ini, di Desa Kamasan anak-anak desa sejak kecil dilatih untuk melukis dan mempertahankan seni lukis Wayang Kamasan. Kegiatan ini perlu mendapatkan dukungan penuh, baik dari pemerintah pusat ataupun daerah," pungkas Bamsoet. (sumber: mpr.go.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7781 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan