Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pendapatan Iklan Anjlok, Vice Media Bangkrut, Jual Aset untuk Bayar Utang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Vice Media Group, yakni perusahaan media legendaris asal Kanada resmi mengajukan kebangkrutan pada Senin (15/5/2023) ke otoritas setempat.
Diketahui penyebab kebangkrutan Vice karena anjloknya pendapatan iklan sehingga membuat perusahaan tak berdaya dalam menghadapi krisis utang.
Dilansir dari Reuters, konsorsium pemberi pinjaman yang terdiri dari Fortress Investment Group, Soros Fund Management, dan Monroe Capital akan mengendalikan saham perusahaan, Senin (16/5/2023).
Mereka akan menyediakan penawaran kredit sebesar sekitar US$225 juta untuk hampir semua aset Vice dan menanggung kewajiban yang signifikan saat kebangkrutan.
Dalam tawaran kredit tersebut, Vice dapat membayar utang kepada kreditur menggunakan aset perusahaan. Nilai aset dan liabilitas Vice diperkirakan berada dalam kisaran US$500 juta hingga US$1 miliar.
"Para kreditur memperoleh Vice dengan diskon besar dan kami akan melihat apakah mereka dapat bertahan dengan struktur modal yang lebih ramping setelah kebangkrutan," kata Thomas Hayes, ketua di perusahaan investasi Great Hill Capital. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun