Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Militer Ukraina Sebut Wagner Ketakutan Sampai Tinggalkan Bakhmut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Ukraina mengklaim kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, ketakutan hingga mereka meninggalkan Bakhmut.
Juru bicara kelompok timur angkatan bersenjata Ukraina, Serhii Cherevatyi, mengatakan pertempuran di Bakhmut masih berlanjut. Pasukan Ukraina disebut menang telak atas pasukan Yevgeny Prigozhin.
"Dia [Prigozhin] melarikan diri dengan perasaan kalah dan malu karena kehilangan personal terbaik. Faktanya, kelompok Wagner pada dasarnya hancur," kata Cherevatyi pada Sabtu (20/5), seperti dikutip English Al Arabiya.
Di hari yang sama, Prigozhin mengklaim telah berhasil merebut Bakhmut dan bakal menarik pasukan dari daerah itu.
Ia kemudian akan menyerahkan kendali ke Kementerian Pertahanan Rusia pada 25 Mei.
Sehari kemudian, Prigozhin kembali menegaskan dia dan pasukannya berhasil merebut wilayah yang sesuai perjanjian Rusia dan Wagner. Namun, dia tak memberikan rincian lebih lanjut.
"Kami telah merebut semua wilayah yang kami janjikan untuk direbut hingga sentimeter terakhir kami," kata dia.
Namun, Ukraina membantah klaim itu. Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan pertempuran di Bakhmut masih berlanjut.
Bakhmut menjadi medan perang paling panas dan berdarah selama delapan bulan terakhir.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan