Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kemenkes akan Gratiskan Vaksin HPV Kanker Serviks
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berencana untuk menggratiskan vaksin human papillomavirus (HPV) untuk menekan angka kanker serviks di Indonesia.
"HPV ini untuk mencegah kanker serviks, ya, yang bisa dicegah dengan imunisasi. Programnya akan berlanjut, bukan hanya kepada anak-anak, tetapi kepada seluruh," ujar Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril di gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu (24/5/2023).
Namun, Syahril menambahkan, belum bisa dipastikan waktu pelaksanaan dan usia sasaran program pemberian vaksinasi HPV gratis untuk usia dewasa tersebut.
"Belum ada, tetapi sudah masuk dalam program. Artinya, pemerintah dalam artian Kementerian Kesehatan harus membuat juknisnya lebih jelas tentang kesiapan vaksinnya, kemudian kesiapan pedoman dan teknis pelaksanaannya," jelas dr. Syahril.
"Contoh, ini akan dimulai pada usia berapa, kemudian akan diberikan berapa kali, dan prioritasnya bagaimana," tambahnya.
Sebelumnya, Kemenkes mengumumkan, vaksin HPV sudah bisa diterima secara gratis oleh anak perempuan kelas lima dan enam SD di seluruh wilayah Indonesia mulai 2023. Ini merupakan program lanjutan setelah hanya digratiskan di delapan provinsi pada tahun 2022 lalu.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, menyebutkan vaksinasi HPV gratis ini akan menjadi bagian dalam program imunisasi rutin.
"Program pemberian vaksinasi HPV secara gratis diberikan guna mencegah angka pengidap kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita," katanya.
Vaksinasi HPV berfungsi sebagai perlindungan tubuh dari jenis HPV tertentu yang dapat menyebabkan kanker atau kutil kelamin. Vaksin ini dikenal dengan nama Gardasil 9 yang pada dasarnya dapat melindungi:
HPV tipe 16 dan 18, yakni dua tipe yang menyebabkan 80 persen kasus kanker serviks
HPV tipe 6 dan 11, yang dapat menyebabkan 80 persen kasus kanker serviks
Lima jenis HPV lainnya (tipe 31, 33, 45, 52, dan 58) yang dapat menyebabkan kanker serviks, anus, vulva atau vagina, penis, atau tenggorokan. (sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2500 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun