Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kota Kelahiran Pancasila Itu Bernama Ende
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingatinya sebagai hari lahir Pancasila. Tapi, tahukah kamu ada tempat bernama Ende, yang menjadi lokasi lahirnya Pancasila?
Kota Ende dikenal sebagai tempat pengasingan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno ketika masa penjajahan Belanda. Di Kota Ende, Pancasila dirumuskan oleh Bung Karno.
Ende sendiri berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Saat itu, Bung Karno diasingkan ke Ende bersama istrinya, Inggit Garnasih, anak angkatnya Ratna Djuami dan Kartika serta mertuanya yang bernama Ibu Amsi, sejak 1934 sampai 1938.
Di tempat pengasingan, konon Bung Karno lebih berpikir jernih. Seperti dilansir situs Kemenparekraf, Bung Karno mempelajari Islam dan belajar tentang pluralisme. Ia juga menyempatkan diri melukis dan menulis drama pementasan.
Selama diasingkan di Ende, Bung Karno sering merenung selama berjam-jam di sebuah taman di Kota Ende, tepatnya di bawah pohon sukun yang rindang. Pohon sukun ini disebut-sebut jadi inspirasi Bung Karno melahirkan tiap butir nilai kehidupan dalam Pancasila.
Pancasila pun sekarang menjadi dasar negara Republik Indonesia. Itu kenapa Kota Ende akhirnya disebut sebagai Kota Pancasila. Kini, taman tempat Bung Karno merenung di Ende dikenal dengan Taman Renungan Bung Karno atau Taman Renungan Pancasila.
Taman yang berlokasi di Kelurahan Rukun Lima ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Ende. Selain itu, dibangun juga patung Bung Karno tengah duduk merenung di bawah pohon sukun sembari menatap ke arah laut.
Jika mampir ke Ende, sempatkan juga berkunjung ke Rumah Pengasingan Bung Karno, tepatnya di Jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende. Rumah itu masih terawat dengan baik.
Kamu dapat melihat langsung ranjang, lemari, biola, lampu minyak, peralatan masak dan makan, sampai lukisan karya Bung Karno yang dipajang di dinding rumah pengasingan itu. (sumber :CNN Indonesia)
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan