Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Stasiun Radio Rusia Diretas, Siarkan Pesan Hoax Putin Soal Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah stasiun radio Rusia diretas pada Selasa (6/6). Siaran yang diretas itu memutar suara palsu Presiden Vladimir Putin mengenai invasi yang dilakukan Ukraina.
Diberitakan AFP, pidato palsu Putin itu menyebut bahwa "pasukan Ukraina yang dipersenjatai Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) dan dengan persetujuan serta dukungan Washington telah menginvasi wilayah Kursk, Belgorod, dan Bryansk."
Pesan dengan suara yang sangat mirip seperti Putin itu juga mengumumkan darurat militer, mobilisasi umum, dan evakuasi warga sipil di tiga wilayah tersebut.
Merespons hal ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan siaran itu merupakan peretasan.
"Ini memang peretasan," kata Peskov kepada kantor berita RIA Novosti.
"Kendali (stasiun radio) kini sudah dipulihkan."
Pusat administrasi Belgorod menyebut pesan itu merupakan "deep fake" yang bertujuan untuk "menabur kepanikan di antara penduduk Belgorod."
Wilayah tetangga Belgorod, Voronezh, juga mewanti-wanti penduduknya mengenai kemunculan peretasan frekuensi radio dan meminta penduduk untuk tidak khawatir.
Peretasan itu terjadi di tengah serangkaian serangan dan penembakan di Belgorod dalam beberapa waktu terakhir. Aksi itu juga terjadi di saat Kyiv mengumumkan serangan balasan.
Stasiun radio MIR melaporkan peretasan yang disebut sebagai "kepalsuan mutlak dan provokasi" itu berlangsung sekitar 40 menit.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan