Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kedubes Rusia Umumkan Patung Sukarno Akan Dibangun di Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Patung Presiden pertama RI Sukarno akan dibangun di salah satu taman di ibu kota Rusia, Moskow. Keterangan tersebut didapatkan berdasarkan kicauan akun twitter resmi Kedubes Rusia di Indonesia.
"Patung Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno akan dibangun di Taman Seni Museon Moskow," demikian dicuitkan Kedubes Rusia di Jakarta via akun Twitter, @RusEmbJakarta, Sabtu (10/6).
Dari tautan pada twit tersebut, disebutkan pembangunan patung tokoh proklamator RI tersebut dibangun di Moskow sebagai respons peresmian patung kosmonot Yuri Gagarin pada 2021 silam di Indonesia.
Mengutip dari tautan pada kicauan di akun Kedubes Rusia itu, Ketua Komisi Seni Monumental Duma Kota Moskow Igor Voskresensky mengatakan, "Pembangunan patung Presiden Sukarno dimaksudkan sebagai tanggapan atas dibukanya patung kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin. Monumen ini didirikan di ibu kota Indonesia, Jakarta, di Taman Mataram dan diresmikan pada 11 Maret 2021."
Voskeresensky menerangkan berdasarkan arsip 1956 dari Studio Film Dokumenter Pusat Uni Soviet diketahui Sukarno setelah mengunjungi Galeri Tretyakov berjalan di tepi sungai Moskow sepanjang lokasi yang sekarang menjadi Taman Seni Museon.
"Jika kita membuat analogi sejarah, Sukarno pernah berkunjung ke lokasi yang sekarang dipilih untuk patung beliau," kata Voskeresensky.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan