Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kedubes Rusia Umumkan Patung Sukarno Akan Dibangun di Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Patung Presiden pertama RI Sukarno akan dibangun di salah satu taman di ibu kota Rusia, Moskow. Keterangan tersebut didapatkan berdasarkan kicauan akun twitter resmi Kedubes Rusia di Indonesia.
"Patung Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno akan dibangun di Taman Seni Museon Moskow," demikian dicuitkan Kedubes Rusia di Jakarta via akun Twitter, @RusEmbJakarta, Sabtu (10/6).
Dari tautan pada twit tersebut, disebutkan pembangunan patung tokoh proklamator RI tersebut dibangun di Moskow sebagai respons peresmian patung kosmonot Yuri Gagarin pada 2021 silam di Indonesia.
Mengutip dari tautan pada kicauan di akun Kedubes Rusia itu, Ketua Komisi Seni Monumental Duma Kota Moskow Igor Voskresensky mengatakan, "Pembangunan patung Presiden Sukarno dimaksudkan sebagai tanggapan atas dibukanya patung kosmonot Uni Soviet Yuri Gagarin. Monumen ini didirikan di ibu kota Indonesia, Jakarta, di Taman Mataram dan diresmikan pada 11 Maret 2021."
Voskeresensky menerangkan berdasarkan arsip 1956 dari Studio Film Dokumenter Pusat Uni Soviet diketahui Sukarno setelah mengunjungi Galeri Tretyakov berjalan di tepi sungai Moskow sepanjang lokasi yang sekarang menjadi Taman Seni Museon.
"Jika kita membuat analogi sejarah, Sukarno pernah berkunjung ke lokasi yang sekarang dipilih untuk patung beliau," kata Voskeresensky.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun