Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Desainer Muda Klungkung Terlibat di Pergelaran Busana Adiwarna Wastra Loka
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Klungkung, Ny Ayu Suwirta menghadiri Pergelaran Busana "Adiwarna Wastra Loka" digelar di Lotus Pond Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Sabtu (10/6).
Pergelaran Busana yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali menampilkan desain terinspirasi kekayaan wastra Bali. Sebanyak 14 desainer muda Bali salah satunya berasal dari Kabupaten Klungkung memamerkan karya-karya mereka di salah satu venue utama KTT G20 tahun lalu tersebut.
Bupati Suwirta meapresiasi karya designer Muda Klungkung yakni "Toni Megantara" dirinya juga mengucapkan terimakasih sudah membawa motif kain rang-rang Nusa Penida dan kain endek Klungkung dalam ajang pagelaran Busana Adiwarna Wastra Loka.
Bupati Suwirta juga mengajak para designer klungkung untuk lebih kreatif dalam mengekspresikan hasil karya desainnya, sehingga menjadi pionir perkembangan tren busana endek bali. Selain itu juga dipersembahkan Payas Agra Kabupaten Klungkung.
Hadir langsung Ibu-Ibu OASE Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun