Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Cina Latihan Tempur dari Kapal Perang di Dekat Taiwan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina menggelar simulasi perang di Laut Timur dekat Taiwan pada Selasa (13/6). Ini termasuk latihan menembak dari kapal perang.
Latihan tersebut berlangsung di dekat Pulau Dachen. Pulau ini sempat dikuasai Taiwan dan menjadi pangkalan mereka sebelum pasukan China merebutnya pada 1955.
Meski ada latihan tembak dari kapal perang, Administrasi Maritim Keamanan Cina menyatakan tak ada peringatan zona berlayar dari pagi hingga siang di area di luar kota Taizhou, Provinsi Zhejiang.
Simulasi perang lain berlangsung di lokasi yang sama hingga malam hari, demikian dikutip Reuters. Cina juga akan menggelar latihan militer terpisah di bagian utara Laut Timur hingga Rabu siang.
Simulasi tersebut bertepatan dengan latihan militer di Laut Filipina yang dimulai pada Jumat. Latihan ini melibatkan militer dari Amerika Serikat, Jepang, Kanada, dan Prancis.
Latihan itu termasuk dua kapal perang yang dipimpin AS, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan.
Latihan militer China di dekat Taiwan bukan kali pertama. Pada April lalu, Cina menggelar latihan militer untuk merespons pertemuan Presiden Taiwan Tsai Ing Wen dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Kevin McCarthy di Los Angeles pada 5 April.
Usai latihan berakhir, militer Cina menegaskan siap menyerang setiap saat. Mereka juga menyatakan bisa berperang kapan saja untuk menghancurkan segala bentuk 'kemerdekaan Taiwan' dan upaya campur tangan asing.
Usai latihan itu berakhir, militer Cina menegaskan siap untuk menyerang setiap saat dan bisa berperang kapan saja untuk menghancurkan segala bentuk 'kemerdekaan Taiwan' dan upaya campur tangan asing.
"Lihatlah latihan militer, dan juga retorika mereka. Mereka tampaknya berusaha bersiap melancarkan perang melawan Taiwan," kata Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, kepada CNN, Senin (11/4).
Pada Agustus 2022 lulu, Cina juga menggelar simulasi perang dekat Taiwan. Lokasi latihan bak mengepung pulau tersebut.
Latihan itu sebagai bentuk protes Cina atas kunjungan ketua DPR AS sebelumnya Nancy Pelosi ke Taipei.
Pemerintah Beijing telah memperingatkan agar lawatan itu dibatalkan. Mereka menyatakan bakal menanggapi dengan tindakan militer jika kunjungan betul terjadi.
Namun, Taipei dan Washington abai. Kunjungan tetap terjadi, dan Cina pun murka dengan menggelar latihan militer besar-besaran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun