Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mediasi Sengketa Tanah antara Puri Payangan dengan Warga Pengiyahan Buntu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus sengketa tanah antara Puri Payangan dengan warga Banjar Pengiyahan di Desa Puhu, Kecamatan Payangan dimediasi, Kamis (15/6).
Sebagai mediator, perbekel Desa Puhu bersama Babinsa Puhu Serka I Gusti Kompyang Surya AP bersama Bhabinkamtibmas Desa Puhu Aiptu I Made Kereta, Kelihan dinas Banjar Penginyahan I Made Suastika beserta prajuru adat Banjar Penginyahan.
Akan tetapi kedua pihak merasa sama-sama punya bukti atas lahan sengketa. Dari pihak Puri Payangan, Cokorda Wisnu menyampaikan bahwa akan tetap memagari tanah sengketa. “Ini sudah menjadi milik Puri Payangan,” tegasnya.
Sedangkan, dari pihak kelompok warga yang diwakili kuasa hukum menyatakan tidak menerima tanah sengketa dipagari karena belum sah secara hukum.
Sebagai penengah, Perbekel Puhu Bapak I Gede Beratha Aginawa mengharapkan agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kami harap kedua pihak bisa menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan,” ujarnya.
Karena hasil dari mediasi belum tercapainya kesepakatan dan masih menunggu waktu pelaksanaan mediasi lanjutan dari kedua belah pihak dari pihak Tripides Puhu.
“Diharapkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan di kemudian hari supaya kedua belah pihak menahan diri serta mencari solusi yang terbaik secara kekeluargaan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan