Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pasutri di Jembrana Bikin Program Belajar Gratis, Cukup dengan Tukar Sampah Plastik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasangan suami istri di Jembrana mengadakan program Belajar Gratis dengan Tukar Sampah Plastik sebagai inisiatif sosial mereka.
Sebagai bagian dari Komunitas Bersih-Bersih Bali (BBB) Jembrana, mereka sebelumnya aktif dalam kegiatan peduli lingkungan, seperti membersihkan sampah plastik di sungai, pantai, dan tempat umum di sekitar Kecamatan Jembrana. Kali ini, BBB Jembrana mengadakan kegiatan sosial dengan tema 'Belajar Gratis dengan Menukar Sampah Plastik' (botol plastik/kaleng minuman).
Setiap minggunya, kegiatan sosial dengan tema tersebut diadakan dua kali sebagai upaya membantu meningkatkan pengetahuan anak-anak di sekitar kita, terutama mereka yang tinggal di desa-desa dan banjar-banjar terdekat.
"Pada setiap kesempatan ini, kami juga ingin mengajak mereka untuk mengenal bank sampah," kata Agung Ari Ngurah Kurniawan, pemimpin Komunitas Bersih-Bersih Bali, pada Jumat (16/06/2023).
Sebagai pemuda yang berasal dari Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Agung menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, BBB Jembrana dapat secara aktif ikut mendidik anak-anak tentang pentingnya penanganan sampah.
"Sampah memiliki kategori, antara lain sampah organik dan non-organik. Kami memberikan edukasi kepada anak-anak tentang hal ini agar mereka dapat memahami dan ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan," tambahnya.
Sementara itu, Ni Putu Hadomi Widiasih, seorang pengajar dari Komunitas BBB Jembrana, menyampaikan bahwa peserta kegiatan sosial ini berasal dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang sangat antusias.
"Dalam kegiatan ini, anak-anak datang membawa sampah plastik (botol/kaleng), dan sebagai imbalannya mereka mendapatkan kesempatan belajar secara gratis. Saya sangat bersemangat dalam memberikan materi pelajaran, tidak hanya mengenai sampah, tetapi juga menyampaikan materi pengenalan dasar bahasa Inggris dan mata pelajaran lain yang diajarkan di sekolah. Namun, yang tak kalah pentingnya adalah mengedukasi mereka tentang pentingnya penanganan sampah sejak dini, agar di masa depan anak-anak ini memiliki tanggung jawab yang baik dalam menjaga alam dan lingkungan dari pencemaran sampah plastik," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan