Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Rudal Rusia Hantam Restoran di Ukraina, Tiga Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua rudal Rusia menghantam sebuah restoran di kota Kramatorsk, Ukraina timur pada Selasa (27/6). Rudal itu menewaskan tiga orang, kata seorang pejabat senior Ukraina.
Kepala pemerintahan Presiden Volodymyr Zelenskiy, Andriy Yermak, mengatakan di Telegram sedikitnya 25 orang terluka, termasuk seorang anak. Layanan darurat hingga kini masih menyisir bangunan yang hancur untuk mencari korban.
Layanan darurat bergegas masuk dan keluar dari restoran yang hancur tersebut. Polisi dan tentara juga muncul dari gedung membawa tandu untuk membawa seorang pria dengan celana dan sepatu bot militer.
Reuters memberitakan pria tersebut ditempatkan di ambulans, meski tidak pasti apakah dia masih hidup. Sedangakan dua pria yang lain berteriak dengan nada hiruk pikuk meminta tali penarik, lalu berlari kembali ke puing-puing.
Kramatorsk adalah kota besar di sebelah barat garis depan di provinsi Donetsk. Kota itu juga kemungkinan jadi tujuan utama Rusia saat bergerak ke barat untuk merebut seluruh wilayah.
Kota ini sering menjadi sasaran serangan Rusia, termasuk serangan di stasiun kereta kota pada April 2022 yang menewaskan 63 orang.
Baca juga:
Turki Geger, Skandal Seret Putra Erdogan
Rusia membantah menargetkan situs sipil dalam apa yang digambarkannya sebagai "operasi militer khusus" sejak menyerang tetangganya pada Februari 2022.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan