Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sempat Terbaring Sakit, Tut Herky Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tut Herky, pemuda bertumbuh tambun dan sering menghibur di media sosial kini meninggal dunia pada Rabu (5/7/2023). Dia meninggal di rumah sakit Sanjiwani dan sempat menjalani perawatan.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jasad Tut Herky dibawa ke rumah duka di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud.
Anggota DPR RI, Nyoman Parta, yang sempat dekat dengan Tut Herky mengaku merasa kehilangan. "Selamat jalan Tut Herky. Dia anak yang baik," ujar Parta.
Parta yang sempat mengantar jasad Tut Herky ke rumah duka itu berharap, apabila kelak lahir kembali, Tut Herky bisa sehat. "Semoga kelak jika lahir lagi ke dunia, lahir jadi anak yang normal. Semoga damai Tut. Terimakasih sudah menghibur," ungkap dia.
Sampai di rumah duka, kerabat langsung menyiapkan upacara bagi Tut Herky. Sesuai rencana, Tut Herky akan dikubur di rumah duka pada Rabu pukul 15.00 di setra Lodtunduh.
Sebelumnya, beberapa Minggu lalu, Tut Herky ini sempat diajak jalan-jalan ke Jakarta oleh Tim Nyoman Parta. Tut Herky sempat pose di Monas. Selama bolak-balik Bali-Jakarta, Tut Herky naik pesawat. Bahkan, dalam sebuah video, di atas pesawat dia sempat memesan Popmie.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun