Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sebut Pilot Susi Air Yang Disandera KKB Papua Masih Hidup
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Faizal Ramdhani mengatakan Pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pimpinan Egianus Kogoya masih hidup.
Sebelumnya sempat beredar ancaman Philip akan ditembak pada 1 Juli. Namun belakangan ancaman itu disebut datang dari KKB pimpinan Jefry Pagawak.
"Iya pilot masih sehat," kata Faizal saat dihubungi, Rabu (5/7).
Faizal mengatakan lokasi pilot itu sudah terpetakan. Pencarian dipusatkan di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
"Masih di Nduga," katanya.
Philip disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya sejak 7 Februari sesaat setelah mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga.
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pemerintah tidak akan melibatkan negara lain dalam membebaskan Philip.
Menurutnya, jika pemerintah menerima bantuan dari baik dari negara lain atau LSM internasional, maka akan ada pihak lain lagi yang akan ikut campur, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Apapun taruhannya tidak boleh internasional ke situ. Karena kalau itu diiyakan, nanti akan merembet, ke PBB, ke mana. Ternyata ada ini, ada itu. Sehingga kita tolak setiap upaya campur tangan internasional yang disodorkan oleh LSM internasional yang datang ke kita," kata Mahfud beberapa waktu lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2730 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2023 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun