Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Filipina Murka Cina Cegat Dua Kapal di LCS: Sangat Berbahaya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Filipina menuding kru kapal Coast Guard Cina melakukan manuver sangat berbahaya ketika mencegat dua kapal mereka di Laut Cina Selatan.
Coast Guard Filipina melaporkan insiden ini terjadi pada 30 Juni lalu. Saat itu, Angkatan Laut Filipina sedang menggelar operasi rutin di Second Thomas Shoal untuk menegaskan klaim wilayah Manila di kawasan sengketa itu.
Filipina juga mengerahkan dua kapal coast guard untuk mengawal operasi rutin AL mereka tersebut. Namun, Cina kemudian mencegat dua kapal yang ditugaskan untuk mengawal itu.
Menurut Filipina, salah satu kapal Cina itu mendekat hingga jarak sekitar 90 meter dari kapal mereka. Kru kapal Filipina sampai-sampai harus mengurangi kecepatan demi menghindari tabrakan.
"Mereka secara berbahaya melakukan manuver-manuver berbeda, bahkan melewati bagian moncong kapal-kapal Coast Guard Filipina," ujar juru bicara coast guard untuk Laut Filipina Barat, Jay Tarriela.
Ia kemudian berkata, "Jarak sedekat itu sangat berbahaya karena sangat rentan tabrakan."
AFP sudah meminta keterangan lebih lanjut dari Kedutaan Besar Cina di Manila, tapi belum ada respons.
Ini bukan kali pertama insiden yang melibatkan kapal Cina dan Filipina terjadi di LCS.
Insiden serupa terjadi pada April lalu, ketika satu kapal coast guard Cina mencegat kapal patroli Filipina, Malapascua, yang sedang membawa jurnalis di dekat Second Thomas Shoal.
Satu tim AFP menumpangi satu kapal coast guard Filipina lainnya yang ikut serta dalam kunjungan itu. Mereka menyaksikan langsung insiden nyaris tabrakan tersebut.
Baca juga:
Cina 'Pecah', Dua Harta Karun Penyebabnya">Perang Baru AS dan Cina 'Pecah', Dua Harta Karun Penyebabnya
Kapten kapal Malapascua, Rodel Hernandez, bercerita bahwa kapal Cina itu hanya berjarak 45 meter dari armadanya. Mereka terhindar dari tabrakan hanya karena aksi cepatnya menentukan manuver kapal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan