Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Filipina Murka Cina Cegat Dua Kapal di LCS: Sangat Berbahaya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Filipina menuding kru kapal Coast Guard Cina melakukan manuver sangat berbahaya ketika mencegat dua kapal mereka di Laut Cina Selatan.
Coast Guard Filipina melaporkan insiden ini terjadi pada 30 Juni lalu. Saat itu, Angkatan Laut Filipina sedang menggelar operasi rutin di Second Thomas Shoal untuk menegaskan klaim wilayah Manila di kawasan sengketa itu.
Filipina juga mengerahkan dua kapal coast guard untuk mengawal operasi rutin AL mereka tersebut. Namun, Cina kemudian mencegat dua kapal yang ditugaskan untuk mengawal itu.
Menurut Filipina, salah satu kapal Cina itu mendekat hingga jarak sekitar 90 meter dari kapal mereka. Kru kapal Filipina sampai-sampai harus mengurangi kecepatan demi menghindari tabrakan.
"Mereka secara berbahaya melakukan manuver-manuver berbeda, bahkan melewati bagian moncong kapal-kapal Coast Guard Filipina," ujar juru bicara coast guard untuk Laut Filipina Barat, Jay Tarriela.
Ia kemudian berkata, "Jarak sedekat itu sangat berbahaya karena sangat rentan tabrakan."
AFP sudah meminta keterangan lebih lanjut dari Kedutaan Besar Cina di Manila, tapi belum ada respons.
Ini bukan kali pertama insiden yang melibatkan kapal Cina dan Filipina terjadi di LCS.
Insiden serupa terjadi pada April lalu, ketika satu kapal coast guard Cina mencegat kapal patroli Filipina, Malapascua, yang sedang membawa jurnalis di dekat Second Thomas Shoal.
Satu tim AFP menumpangi satu kapal coast guard Filipina lainnya yang ikut serta dalam kunjungan itu. Mereka menyaksikan langsung insiden nyaris tabrakan tersebut.
Baca juga:
Cina 'Pecah', Dua Harta Karun Penyebabnya">Perang Baru AS dan Cina 'Pecah', Dua Harta Karun Penyebabnya
Kapten kapal Malapascua, Rodel Hernandez, bercerita bahwa kapal Cina itu hanya berjarak 45 meter dari armadanya. Mereka terhindar dari tabrakan hanya karena aksi cepatnya menentukan manuver kapal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun