Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Putin Dilaporkan Sempat Kabur dari Moskow Saat Bos Wagner Akan Kudeta
beritabali.com/cnnindonesia.com/Putin Dilaporkan Sempat Kabur dari Moskow Saat Bos Wagner Akan Kudeta
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan kabur dari Moskow saat bos pasukan bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, akan melakukan kudeta pada pekan lalu.
Rencana kudeta yang dilakukan Prigozhin sendiri akhirnya batal.
Newsweek melaporkan bahwa mantan oligarki Rusia yang kini melarikan diri dari Rusia, Mikhail Khodorkovsky, memantau pergerakan Putin ketika Prigozhin berencana melakukan pemberontakan pada 24 Juni.
Ia mengaku mendapat informasi dari salah satu kontaknya. bahwa Putin langsung meninggalkan Moskow menggunakan pesawat begitu tahu rencana Prigozhin.
Putin diduga sempat bersembunyi di kediamannya yang lain di Valdai antara Provinsi Tver dan Novgorod, Rusia. Kediamannya itu berjarak sekitar 402 kilometer dari Moskow.
Ketidakhadiran Purin saat rencana pemberontakan sempat memicu spekulasi tentang keberadaan orang nomor satu Rusia itu.
Informasi dari kontak Khodorkovsky pun menjadi indikasi terbari dari sejumlah sumber, termasuk data pelacakan pesawat, bahwa Putin tidak berada di Moskow saat itu.
"Kami memantau Putin saat itu. Tampak sekali bahwa ia memang meninggalkan Moskow dan kemungkinan besar kabur ke kediamannya di Valdai," ucap Khodorkovsky kepada Newsweek.
Khodorkovsky pernah menjabat sebagai direktur eksekutif perusahaan energi Rusia, Yukos. Ia kemudian mendekam di penjara selama satu dekade karena melancarkan kritikan terhadap pemerintah Rusia.
Pria yang kini berusia 60 tahun itu merupakan sosok yang menginginkan demokrasi terbuka di Rusia. Khodorkovsky juga kerap mengkritik pemerintah Rusia yang dianggapnya sangat korup.
Ia kemudian diampuni Putin pada 2013. Kebijakan itu tak lantas membuat Khodorkovsky bungkam untuk mengkritik pemerintahan Putin.
Khodorkovsky sempat dituduh sebagai agen mata-mata asing sehingga ia memilih kabur dari Rusia. Meski demikian, ia mengaku masih memiliki kontak dengan salah satu anggota Biro Keamanan Federal Rusia (FSB) hingga kini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun