Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusia Kembalikan Emas Batangan dan Uang Tunai Rp1,5 T ke Bos Wagner
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia dilaporkan mengembalikan emas batangan dan uang tunai sitaan senilai total lebih dari US$100 juta atau setara 1,5 triliun kepada Yevgeny Prigozhin, bos kelompok tentara bayaran Wagner Group.
Seorang sumber mengatakan kepada media lokal St. Petersberg, Fontanka, bahwa Rusia mengembalikan lima emas batangan dan uang tunai yang dikemas dalam sejumlah kotak.
Sebagaimana diberitakan Newsweek, pemerintah Rusia menyita uang dan emas itu dalam penggerebekan di sejumlah bangunan yang terkait dengan Prigozhin.
Pihak berwenang menggelar penggerebekan itu pada 24 Juni lalu, sehari setelah para personel Wagner menyerbu Kota Rostov-on-Don dalam upaya menggulingkan Presiden Vladimir Putin.
Wagner Group bahkan sempat mengancam bakal menyerbu Ibu Kota Rusia, Moskow. Namun kemudian, mereka menyetujui kesepakatan dengan Rusia yang ditengahi oleh Presiden Belarus, Alexander Lukashenko.
Berdasarkan kesepakatan itu, Prigozhin berjanji menghentikan upaya kudeta dan mengasingkan diri ke Belarus.
Sebagai gantinya, Rusia tidak akan menjatuhkan dakwaan terhadap Prigozhin terhadap upaya "kudeta" yang ia lancarkan.
Prigozhin kemudian mengomentari penggerebekan yang dilakukan Rusia. Menurutnya, uang yang disita pemerintah itu awalnya bakal digunakan untuk membayar gaji para prajurit Wagner.
Sebagian lainnya juga akan dipakai untuk membayarkan uang santunan kepada keluarga personel Wagner yang tewas. Barang-barang dengan total berat "beberapa ton" itu dilaporkan sudah dikembalikan melalui sopir Prigozhin pada 2 Juli lalu.
Berdasarkan laporan Fontanka, penyidik Rusia sebenarnya tak mau menyerahkan barang sitaan itu kepada Prigozhin. Namun, "melihat faktanya yang berkebalikan, seorang di kekuasaan tinggi mungkin mengintervensi."
Newsweek sudah menghubungi Kementerian Luar Negeri Rusia untuk meminta konfirmasi, tapi belum ada respons.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan