Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kecelakaan Pesawat di Los Angeles AS, Enam Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat kecil di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (8/7).
Badan Penerbangan Federal AS menyatakan jet bisnis Cessna C550 itu jatuh di dekat Bandara French Valley sekitar pukul 04.15 waktu setempat dalam perjalanan dari Las Vegas.
Namun, identitas penumpang pesawat itu belum diketahui.
Data dari rada situs pemantau penerbangan, FlightAware, menunjukkan hanya satu jet bisnis yang terbang dari Las Vegas menuju French Valley di waktu kecelakaan terjadi.
Pesawat itu terpantau sempat berputar satu kali di lapangan sebelum akhirnya jatuh.
Kantor sheriff di mana Bandara French valley berada, Riverside County, menyatakan petugas mereka langsung terjun ke lokasi kejadian.
Saat petugas tiba di lokasi, pesawat itu sudah benar-benar terbakar di lapangan. Enam penumpangnya pun langsung dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Satu video dari media lokal memperlihatkan puing hangus berbentuk pesawat kecil tergeletak di lapangan di seberang Bandara French Valley.
Kini, Badan Keamanan Transportasi Nasional AS bakal menyelidiki penyebab kecelakaan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun