Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
FIFA Blak-blakan Soal Inspeksi JIS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Perwakilan FIFA memastikan belum pernah ada inspeksi formal yang dilakukan terhadap Jakarta International Stadium (JIS) yang belakangan menjadi polemik jelang Piala Dunia U-17 2023.
Perwakilan FIFA yang enggan disebut namanya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan WhatsApp, Senin (10/7), memastikan belum pernah ada inspeksi resmi yang dilakukan otoritas sepak bola tertinggi di dunia itu terhadap JIS.
FIFA tidak pernah melakukan inspeksi resmi terhadap JIS karena stadion yang berkapasitas lebih dari 80 ribu tempat duduk itu tidak masuk daftar stadion yang diajukan PSSI untuk Piala Dunia U-20 2023.
"Selama persiapan [Piala Dunia] U-20, stadion [JIS] itu tidak diajukan sebagai arena pertandingan sehingga tidak ada inspeksi formal yang dilakukan," kata perwakilan FIFA.
FIFA menyatakan hanya lapangan latihan JIS yang sempat diajukan saat persiapan Piala Dunia U-20 2023. Namun kemudian Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 setelah dicoret FIFA.
Kini FIFA fokus berkoordinasi dengan PSSI dalam persiapan Piala Dunia U-17 2023 yang dijadwalkan berlangsung 10 November hingga 2 Desember mendatang. FIFA menyatakan hingga kini PSSI secara resmi belum mengirim daftar stadion yang diajukan untuk Piala Dunia U-17.
"FIFA dan PSSI terus berdiskusi tentang teknis turnamen dan infrastruktur, termasuk daftar stadion," ujar perwakilan FIFA.
FIFA akan segera melakukan kunjungan resmi ke Indonesia setelah PSSI menyerahkan daftar stadion yang akan digunakan. Hingga kini belum ada tanggal resmi mengenai jadwal inspeksi FIFA ke Indonesia.
"Konfirmasi selanjutnya terkait stadion yang diajukan dan inspeksi resmi akan segera diberikan," tutur perwakilan FIFA.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya memastikan JIS akan diajukan ke FIFA untuk menggelar Piala Dunia U-17 2023. Keputusan akhir nantinya akan dibuat FIFA.
"Polemik JIS ini sudah selesailah. Pak Anies [Baswedan] sudah bicara ini aset Indonesia, silakan direnovasi. Saya juga sudah bicara. Ini jangan isu politis, ini cara kita menyukseskan [Piala Dunia] U-17," kata Erick di Jakarta, Senin (10/7).
"Toh, banyak stadion tengah direnovasi. Nah, tetapi yang kita dorong ke FIFA enam sampai delapan stadion. Nanti FIFA-nya datang. Cuma kita tidak mau, persiapan hanya tiga bulan, saat FIFA datang kitanya tidak siap merenovasi. Itu yang kita jaga," ujar Erick.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan