Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemkot Denpasar Berharap Gelaran Sanfest ke-16 Dongkrak Kunjungan Wisatawan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemkot Denpasar mendukung penuh gelaran Sanur Village Festival (Sanfest) ke-16 Tahun 2023. Dimana, gelaran tahunan ini diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan di Kota Denpasar.
Demikian diungkapkan Plt. Kadis Pariwisata Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati di Denpasar, Jumat (14/7).
Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan Sanfest ini merupakan momentum lanjutan untuk kembali mendukung pemulihan pariwisata Bali, khususnya Kota Denpasar. Sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung pemulihan ekonomi dan pendapatan daerah.
“Pemerintah Kota Denpasar mendukung terselenggaranya Sanur Village Festival ke-16 yang mengangkat tema 'Amrta Sagara', momentum ini merupakan gayung bersambut pemulihan pariwisata dan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
Dikatakan Laxmy, Sanur Village Festival (Festival Desa Sanur) pertama kali digagas pada tahun 2005 dengan tujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pariwisata. Festival yang digelar di Kawasan Pesisir Sanur ini menjadi ruang untuk menjembatani antara gerak masyarakat, baik dalam program yang bertumpu pada kehidupan pantai maupun pariwisata.
Sanur, yang terkenal dengan keindahan pantai dengan panorama matahari terbit yang menawan selalu menjadi pemikat bagi wisatawan lokal maupun internasional untuk berkunjung.
Awalnya, di tahun 1932 seorang seniman asal Belgia bernama Adrean Jean Majeor The Markpres singgah di Pulau Bali, seniman tersebut menikahi gadis Bali bernama Ni Nyoman Polok. Seniman ini menuangkan Pantai Sanur dalam karya-karyanya yang kemudian di pamerkan hingga mancanegara.
“Sejak saat itu, pantai dengan ombak tenang ini mulai dikenal masyarakat luar. Dan bahkan saking indahnya panorama pantai Sanur saat matahari terbit, Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru menjuluki Sanur sebagai Morning of The World,” jelasnya.
Pihaknya menambahkan, Festival desa bertaraf internasional yang akan berlangsung 19 – 23 Juli 2023 di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Denpasar ini terdiri dari berbagai rangkaian acara seperti beach activities, international kite & Bali kite competition, cultural show, music performances, food festival, dan art exhibition.
“Tentunya Pemerintah Kota Denpasar sesuai dengan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Sanur Village Festival ini, yang juga sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di Kota Denpasar,” ujar Laxmy Saraswati.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan