Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Cucu Generasi Kelima: Pemakaman di Makassar Wasiat Pangeran Diponegoro
beritabali.com/cnnindonesia.com/Cucu Generasi Kelima: Pemakaman di Makassar Wasiat Pangeran Diponegoro
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Cucu generasi kelima Pangeran Diponegoro, Raden Hamzah Diponegoro, mengungkap kakek buyutnya itu berpesan untuk dimakamkan di Makassar.
Hal itu merespons pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ingin memindahkan makam pahlawan nasional tersebut ke kampung halamannya, Yogyakarta.
Raden Hamzah mengungkap wasiat Pangeran Diponegoro sebelum wafat itu harus dijalankan oleh pihak keluarga.
"Amanah beliau dan pesannya. Jadi tidak mungkin [dipindah] karena sudah ada wangsit atau amanah beliau. Itu jauh sebelum beliau menghembuskan napas, beliau sudah mewakafkan dirinya," kata Raden, di Makassar, Sabtu (15/7).
Makam Pangeran Diponegoro terletak di Jalan Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasi itu kerap dikunjungi para tokoh nasional yang berkunjung ke Makassar.
Secara pribadi, Raden mengaku tidak mempermasalahkan keinginan Menhan untuk memindahkan makam Pangeran Diponegoro itu.
"Tapi kita bicara sakral dan amanah. Saya tidak bisa egois juga. Apalagi di sini ada makam istri dan putra-putrinya," ujar dia.
Raden, yang juga sebagai penanggung jawab makam Pangerang Diponegoro, menegaskan rencana itu sulit dilaksanakan. Sebab, kata Raden Pangeran Diponegoro sudah dianggap sebagai raja oleh masyarakat Makassar.
"Beliau sudah menjadi raja di sini. Anak-anak beliau menikah dengan anak raja di sini. Anaknya ada enam; lima putra dan satu putri. Mereka menikah sama anak raja di sini. Jadi bagaimana mau dipindahkan kalau sudah ada amanahnya?" jelasnya.
Baru-baru ini usulan untuk memindahkan makam Pangeran Diponegoro ke kampung halamannya diutarakan Prabowo saat menjadi pembicara dalam rangkaian acara Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Kamis (14/7).
"Di sini, di kota ini [Makassar] juga ada makam Pangeran Diponegoro yang dibuang dari daerah asalnya. Dan, tidak ada salahnya kita berpikir apakah tidak di alam merdeka," ucap dia.
"Tentunya dengan seizin rakyat Sulawesi Selatan, apakah tidak ada baiknya kita kembalikan makamnya Pangeran Diponegoro ke kampung halamannya lagi," lanjut pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan