Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nyoman Parta Ajak PKK di Karangasem Waspadai Jeratan Investasi Ilegal
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta memberikan sosialisasi kemudahan berusaha dan waspada investasi Ilegal kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Karangasem bertempat digedung Mall Pelayanan Publik (MPP), jalan Gajah Mada, Amlapura pada Kamis (10/8/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Parta memberikan pemahaman kepada kaum ibu - ibu agar lebih mewaspadai modus investasi bodong dengan iming-iming menjanjikan keuntungan yamg besar. Karena belakangan, tidak sedikit masyarakat yang telah tertipu dan menjadi korban.
"Diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat Karangasem bisa lebih berhati-hati dan teredukasi, terhadap segala jargon menarik investasi bodong. Apalagi saat ini teknologi semakin maju sehingga segala hal bisa dimudahkan, namun demikian perlu dicatat kita juga harus meningkatkan literasi digital agar tidak mudah tertipu investasi ilegal yang semuanya bisa juga dimainkan secara digital," kata politisi asal Guwang, Sukawati, Gianyar ini.
Parta menjelaskan, kegiatan sosialisasi waspada investasi bodong ini terlaksana berkat hasil kolaborasi anggota Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Kegiatan sosialisasi kemudahan berusaha dan waspada investasi ilegal ini bagi Parta sangat penting untuk terus digungkan hingga ketingkat desa, karena masyarakat desa yang literasinya lemah berpotensi menjadi sasaran empuk investasi bodong.
Selain Parta, dalam kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Analis Perdagangan Ahli Muda Kemendag RI, Sanny Sunaryo dan narasumber Kepala Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, I Gusti Bagus Adi Wijaya.
Dalam pemaparannya, Gusti Bagus menyampaikan bahwa, masyarakat harus waspada dengan setiap modus penipuan ataupun iming-iming investasi ilegal. Pasalnya, dewasa ini muncul modus baru dengan mengirimkan semacam link undangan pernikaha. Selain itu ada juga investasi yang menawarkan bunga tinggi yang tidak masuk akal.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Nuriasih Gede Dana sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut karena tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya ibu - ibu PKK untuk bisa disebarluaskan kepada sanak keluarga sehingga terhindar dari investasi bodong.
“informasi ini sangat penting bagi kami, nantinya ibu - ibu PKK ini juga bisa menjadi corong di wilayah untuk menyebarluaskan informasi dilingkungannya sehingga masyatakat bisa lebih waspada," Kata Nuriasih
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan