Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anggota Dewan Sentil Penanganan Lambat Jalur Tangkup dan Luah Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Respons cepat pihak eksekutif dengan datang berkunjung ketika terjadi bencana mendapat pujian dari salah seorang anggota DPRD Karangasem asal Sidemen, I Kadek Sujanayasa.
Hanya saja, respon cepat itu dianggap tidak sejalan dengan tindakan yang diambil. Sujanayasa menilai tindakan yang dilakukan masih sangat lambat, misalnya seperti penanganan akses jalan putus di wilayah Tangkup dan Luah Kecamatan Sidemen.
"Sangat disayangkan ketika ada respons yang begitu cepat untuk turun meninjau, tetapi lambat dalam tindakannya, dan dalam hal ini di desa itu bisa dikategorikan terisolir, karena meski ada satu akses keluar namun jaraknya sangat jauh memutar," kata Sujanayasa, Kamis (17/8/2023).
Menurut Sujanayasa akses di kedua jalan yang jebol itu sangat vital bagi masyarakat tiga desa yang ada di wilayah tersebut baik dari sisi perekonomian maupun akses sekolah SMA bagi anak-anak yang tinggal di wilayah terdampak. Mengingat, kebanyakan siswa SMA bersekolah di wilayah Klungkung, sehingga meski ada satu akses alternatif keutara lewat Muncan namun jaraknya sangat jauh.
"Seharusnya 14 hari setelah bencana itu sudah mulai dikerjakan tapi ini responnya dari eksekutif belum mendapat tanggapan yang maksimal, hasil koordinasi kemarin katanya untun di Luah sudah dianggarkan pada anggaran perubahan, sementara yang di Tangkup masih dikoordinasikan ke provinsi karena itu aset provinsi. Namun terlepas itu aset siapa, bagi masyrakat yang penting itu bagaimana resons penanganan ini bisa segera dilaksanakan. Harapan kami agar responsif sejalan dengan tindakan yang diambil," jelas Sujanayasa.
Sementara itu Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta mengakui bahwa rencana perbaikan untuk jalur Luah akan dianggarkan melalui anggran perubahan APBD tahun 2023 ini. Sementara untuk akses jalan jebol yang di Desa Tangkup masih dikoordinasikan mengingat aset tersebut milik Provinsi.
"Untuk di Tangkup sudah didorong perbaikannya melalui provinsi, sedangkan untuk di Luah akan dianggarkan pada perubahan ini, jadi mohon bersabar," kata Sedana Merta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan