Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Drone Ukraina Disebut Serang Kota Kursk Rusia, 5 Orang Cedera
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah pesawat tak berawak diklaim berasal dari Ukraina telah menghantam sebuah stasiun kereta api di kota Kursk, Rusia bagian barat.
Serangan yang terjadi pada Minggu (20/8) dini hari tersebut disebut gubernur setempat telah melukai lima orang. Kursk berjarak sekitar 90 kilometer dari perbatasan Rusia dan Ukraina.
"Sebuah drone Ukraina menyerang di Kursk," kata Gubernur Roman Starovoty melalui Telegram, seperti diberitakan AFP.
"Menurut informasi awal, drone itu menabrak atap gedung stasiun kereta api, setelah itu terjadi kebakaran di atap," katanya.
"Lima orang luka ringan akibat pecahan kaca," kata Starovoty yang menyebut layanan darurat sudah berada di lokasi kejadian.
Perang Rusia dan Ukraina beberapa waktu terakhir diwarnai dengan serangan drone dan pesawat tak berawak. Ukraina menyerang Rusia untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia.
Sebelumnya pada Sabtu (19/8), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan rudal Rusia di kota Chernihiv di bagian utara negara itu menewaskan tujuh orang dan melukai 144 lainnya.
Korban serangan terjadi karena serangan bertepatan dengan hari raya umat Kristen Ortodoks dan banyak jemaat yang menghadiri kebaktian pagi.
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin menyebut pada Minggu (20/8) bahwa ada "upaya yang dilakukan untuk menerbangkan pesawat tak berawak ke Moskow dari arah selatan".
"Hal itu kemudian digagalkan oleh pasukan pertahanan udara," katanya.
Ukraina sendiri sebelumnya juga memamerkan detik-detik ketika drone eksperimen yang sedang mereka kembangkan digunakan untuk menyerang jembatan buatan Rusia di Crimea.
Di awal video yang dibagikan kepada CNN, Rabu (16/8), terlihat drone itu melesat di atas air. Drone itu kemudian menabrak bagian bawah jembatan, menyebabkan kerusakan pada jalan di atas infrastruktur tersebut.
Kepala Layanan Keamanan Ukraina (USB), Vasyl Maliuk, mengatakan bahwa drone itu membawa 850 kilogram peledak, yang membuat pilar-pilar jembatan itu hancur.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan