Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
KPK Geledah Rumah Politikus PKB Reyna Usman di Buduk Mengwi, Kelian Mengaku Tak Kenal
beritabali/ist/KPK Geledah Rumah Politikus PKB Reyna Usman di Buduk Mengwi, Kelian Mengaku Tak Kenal.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Reyna Usman di wilayah Bernasi, Buduk, Mengwi, Kabupaten Badung, pada Kamis 7 September 2023. Sejumlah alat bukti dokumen disita oleh pihak KPK di rumah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Diduga kuat, kedatangan penyidik KPK dalam rangka penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) pada 2012.
"Jadi, kami kemari untuk mengumpulkan sejumlah alat bukti dalam penggeledahan di wilayah Kabupaten Badung," beber Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada awak media di Jakarta, Kamis 7 September 2023.
Terkait penggeledahan ini dibenarkan Kelian Dinas Banjar Bernasi, Bagus Murda. Diterangkanya, ia memang tidak mengenal siapa yang tinggal di rumah tersebut pascapenggeledahan KPK. Pasalnya, penghuni rumah tidak pernah melapor diri ke pihak banjar. Namun dia mengaku pernah bertemu dengan tersangka Reyna Usman.
"Saya pernah metemu ibu itu (Reyna Usman) pas di bengkel. Tapi mereka tidak lapor, rencana untuk rumah pribadi," ungkap Bagus Murda ke awak media, pada Kamis 7 September 2023.
Dijelaskannya, sedianya pihak KPK butuh satu jam untuk melakukan penggeledahan di dalam rumah seluas 9 are tersebut. "KPK juga menggeledah mobil yang ada di sana. Ada satu kuitansi diamankan," bebernya.
Diketahui, kediaman Reyna Usman yang terbilang luas itu berada di wilayah strategis, apalagi dekat dengan objek wisata di Kabupaten Badung. Tepatnya berada di Jalan Tunon.
Namun Bagus Murda kembali menerangkan bahwa dirinya tidak kenal dengan Reyna Usman karena memang yang bersangkutan tidak melapor ke pihak banjar.
Sementara, selain Reyna Usman, KPK juga sudah menetapkan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) I Nyoman Darmanta, dan Karunia selaku pihak swasta sebagai tersangka.
"Kalau untuk barang-barang lain yang disita, saya tidak tahu. Tapi ini tanah kira-kira luasnya sembilan are dan belum ada setahun dibangun," bebernya mengakhiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang