Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Adu Ayam Jago Saat Tradisi Aci Keburan di Pura Hyang Api Dikawal Aparat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tradisi Aci Keburan kembali berlangsung di Pura Hyang Api, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan. Tradisi itu mempertemukan ayam jago di areal jaba Pura dengan maksud untuk memperoleh kesejahteraan dan keselamatan dunia.
Untuk mendukung tradisi yang sudah berlangsung turun temurun itu, aparat baik TNI dan Polri menggelar pengamanan. Yakni Babinsa Desa Kelusa Serma I Wayan Yasa bersama Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu I Wayan Muriana dan Pecalang Desa Adat Kelusa.
Baca juga:
Aci Keburan, Adu Ayam Jago Selama 35 Hari
"Upacara Aci keburan ditujukan untuk memanjatkan doa dengan persembahan Bebantenan kepada ista Dewata yaitu Dewa Ageni/Dewa Brahma untuk keselamatan hewan-hewan ternak yang dipelihara oleh masyarakat," ujar Wayan Yasa.
Tradisi ini rutin digelar setiap enam bulan Bali, dimulai saat hari raya Kuningan. Tradisi berlangsung selama beberapa hari hingga berakhir Saniscara Kliwon, Sabtu besok.
"Diyakini apabila tradisi upacara tradisi ini tidak dilaksanakan bisa mengakibatkan terjadinya wabah penyakit yang menyebabkan kematian pada hewan ternak," jelasnya.
Dalam pelaksanaan Pengamanan Babinsa bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat Kelusa memberikan himbauan kepada Para Pemedek untuk mentaati aturan yang ada di Pura Hyang Api dan untuk lebih tertib.
"Pemedek yang datang juga dari luar Desa Kelusa untuk melihat upacara tradisi Aci Keburan ini," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan