Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Korban Jiwa Gempa Maroko Tembus 2.862 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Maroko sudah mencapai 2.862 orang. Jumlah korban jiwa terus bertambah seiring pencarian yang masih dilakukan.
Mengutip AFP, Pemerintah Maroko mengumumkan penambahan jumlah korban jiwa itu pada Senin (11/9).
Sejauh ini korban jiwa terbanyak berada di wilayah Al Haouz. Setidaknya 1.500 orang meninggal dunia dan masih bisa terus bertambah.
Lalu ada 2.562 warga yang menjadi korban jiwa akibat gempa. Saat ini petugas masih terus mencari korban dari reruntuhan bangunan.
Sejauh ini, sejumlah negara ramai-ramai menawarkan bantuan kepada Maroko untuk mencari korban yang masih hilang maupun memberikan pasokan bantuan kemanusiaan lain bagi para korban yang selamat.
Turki menawarkan untuk mengirim 265 tim penyelamat dan 1.000 tenda bagi para penduduk yang terkena dampak.
Swiss juga menawarkan untuk menyediakan tempat penampungan sementara, peralatan pengolahan dan distribusi air, fasilitas sanitasi, hingga peralatan kebersihan.
Gempa berkekuatan magnitudo 6,8 itu terjadi pada 8 September lalu. Pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi atau 71 km barat daya kota Marrakesh.
Gempa mengguncang pada 8 September pukul 23.11 waktu setempat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun