Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Korban Jiwa Gempa Maroko Tembus 2.862 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Maroko sudah mencapai 2.862 orang. Jumlah korban jiwa terus bertambah seiring pencarian yang masih dilakukan.
Mengutip AFP, Pemerintah Maroko mengumumkan penambahan jumlah korban jiwa itu pada Senin (11/9).
Sejauh ini korban jiwa terbanyak berada di wilayah Al Haouz. Setidaknya 1.500 orang meninggal dunia dan masih bisa terus bertambah.
Lalu ada 2.562 warga yang menjadi korban jiwa akibat gempa. Saat ini petugas masih terus mencari korban dari reruntuhan bangunan.
Sejauh ini, sejumlah negara ramai-ramai menawarkan bantuan kepada Maroko untuk mencari korban yang masih hilang maupun memberikan pasokan bantuan kemanusiaan lain bagi para korban yang selamat.
Turki menawarkan untuk mengirim 265 tim penyelamat dan 1.000 tenda bagi para penduduk yang terkena dampak.
Swiss juga menawarkan untuk menyediakan tempat penampungan sementara, peralatan pengolahan dan distribusi air, fasilitas sanitasi, hingga peralatan kebersihan.
Gempa berkekuatan magnitudo 6,8 itu terjadi pada 8 September lalu. Pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi atau 71 km barat daya kota Marrakesh.
Gempa mengguncang pada 8 September pukul 23.11 waktu setempat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan