Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Biden 'Ngotot' Nyapres Lagi Meski Sudah 80 Tahun Gegara Trump
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjawab kekhawatiran masyarakat soal usianya yang tak lagi muda jelang pencalonan diri di pemilu presiden AS 2024 mendatang.
Biden mengaku tahu banyak orang khawatir soal usianya, namun dia tetap ingin mencalonkan diri menantang Donald Trump yang disebutnya ingin "menghancurkan" demokrasi AS.
"Banyak orang tampaknya fokus pada usia saya. Saya mengerti, percayalah, saya mengetahuinya lebih dari siapa pun," kata Biden dalam sebuah acara penggalangan dana, seperti dikutip AFP.
Dia menambahkan, "Saya mencalonkan diri karena demokrasi sedang dipertaruhkan, karena pada 2024 demokrasi akan kembali ditentukan. Tak diragukan lagi, Trump dan Partai Republik bertekad untuk menghancurkan demokrasi AS."
Biden menegaskan dia tak akan tunduk pada "diktator" dan menuduh Trump melakukan hal yang sama kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menurut jajak pendapat, warga AS memiliki kekhawatiran soal usia Biden jelang pilpres 2024 melawan Trump.
Jika Biden kembali maju di pilpres tahun depan dan terpilih sebagai presiden, maka ia akan berusia 86 tahun di akhir masa jabatannya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun