Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Saudi Waswas Peredaran Obat Sintetik Marak di Timur Tengah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menyuarakan kekhawatiran soal "pertumbuhan eksplosif" dari obat-obatan sintetis di wilayah Timur Tengah.
Pangeran Faisal menegaskan Riyadh telah bertekad untuk meningkatkan kerja sama internasional guna mengatasi ancaman ini.
"Kita telah melihat pertumbuhan pesat obat-obatan sintetik di negara kita dan melihat dampak yang sangat buruk terhadap masyarakat. Kita harus terlibat mengatasi masalah ini," ujar Pangeran Faisal, seperti dilansir Al Arabiya.
Pangeran Faisal mengatakan peningkatan metamfetamin yang marak di Saudi belakangan ini diduga diproduksi di negara yang tidak aman dan tidak stabil.
Arab Saudi kini tengah memerangi merajalelanya penggunaan dan impor ilegal Captagon, salah satu produk amfetamin yang banyak diproduksi di Suriah.
Upaya Saudi memerangi penyebaran narkotika ilegal berujung pada penyitaan jutaan pil captagon yang kemudian dimusnahkan oleh otoritas berwenang.
Pangeran Faisal mengatakan upaya kolaboratif dari pemangku kepentingan internasional diperlukan untuk memerangi momok narkoba global.
Menlu Saudi itu mengatakan tindakan diperlukan dengan sangat mendesak.
"Kami sangat prihatin dengan dampak buruk kesehatan masyarakat dan sosial yang terkait dengan konsumsi obat-obatan sintetis non-medis dan tantangan yang terkait dengan pembuatan gelap, penyelewengan perdagangan dan penyelewengan kejahatan terkait," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan