Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Jepang Protes Buoy China 'Nyasar' ke ZEE Dekat Pulau Sengketa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jepang mendesak China menyingkirkan buoy atau pelampung yang masuk kawasan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Tokyo di sekitar Laut China Timur.
"Kami telah mengajukan protes baik di Tokyo maupun Beijing sejak penjaga pantai Jepang pada Juli menemukan buoy di ZEE Jepang di Laut China Timur," kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang kepada AFP, Rabu (20/9).
"Kami telah menuntut pemindahan segera buoy karena bertentangan dengan hukum internasional (untuk membangun struktur di ZEE Jepang tanpa persetujuan Jepang)," kata pejabat yang tak disebutkan namanya itu.
Buoy ini terdeteksi di perairan dekat pulau-pulau sengketa antara Jepang dan China di Laut China Timur.
Jepang mengklaim sekelompok pulau tersebut sebagai Senkaku, sementara China mengklaimnya sebagai Diaoyu.
Menurut pejabat Kemlu Jepang, China juga pernah menempatkan buoy di area yang sama pada 2018.
Penemuan buoy ini pun semakin memperkeruh hubungan Jepang dan China yang selama ini berseteru, terutama setelah Tokyo membuang limbah nuklir PLTN Fukushima sejak 24 Agustus lalu.
Beijing berang karena menilai limbah nuklir Jepang berbahaya dan bakal berdampak bagi kualitas hasil laut mereka. China pun melarang seluruh impor makanan laut dari Jepang merespons keputusan Negeri Sakura.
Imbas larangan ini, ekspor makanan Jepang ke China pun anjlok 41,2 persen pada Agustus menjadi 14 miliar yen atau sekitar Rp1,4 triliun.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3307 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman