Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ikuti Arab Saudi, 6-7 Negara Islam Disebut Akan Berdamai dengan Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Ikuti Arab Saudi, 6-7 Negara Islam Disebut Akan Berdamai dengan Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengatakan sebanyak enam atau tujuh negara muslim akan berdamai dengan Israel jika negara tersebut menandatangani perjanjian perdamaian dengan Arab Saudi.
Melansir Dawn, Cohen disebut membuat pernyataan itu kepada Kan News setelah pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Majelis Umum PBB pada Jumat (22/9).
Publikasi tersebut mengutip Cohen yang mengatakan bahwa "perdamaian dengan Arab Saudi berarti perdamaian dengan dunia Muslim yang lebih luas."
"Setidaknya ada enam atau tujuh negara lain yang saya temui - negara-negara Muslim yang signifikan yang tidak memiliki hubungan dengan kami - yang tertarik [pada perdamaian]," kata Cohen.
Menurut laporan tersebut, Cohen mengatakan negara-negara itu berada di Afrika dan Asia, namun ia menolak menyebutkan namanya. Ia kemudian mengatakan bahwa hanya sedikit yang pernah berhubungan langsung dengannya.
Presiden AS Joe Biden berharap untuk mengubah Timur Tengah dan meraih kemenangan diplomatik pada tahun pemilu dengan mendapatkan pengakuan atas negara Yahudi oleh Arab Saudi.
Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Netanyahu mengaku yakin negaranya berada di titik puncak perdamaian dengan Arab Saudi, dan memperkirakan perdamaian dapat dicapai oleh Biden dan membentuk kembali Timur Tengah.
Di tengah desakan Riyadh dan Washington agar Palestina diikutsertakan dalam diplomasi, Netanyahu mengatakan bahwa Palestina tidak boleh memveto pembuatan kesepakatan regional.
Pekan lalu, saat bertemu Biden di New York, Netanyahu mengatakan kesepakatan ambisius yang didukung AS untuk menormalisasi hubungan dengan Arab Saudi mungkin terjadi.
Arab Saudi telah menjadi salah satu pendukung terbesar perjuangan Palestina dan telah berulang kali menyatakan bahwa mereka perlu membentuk negara Palestina sebelum melakukan normalisasi dengan Israel.
Washington telah menekan sekutu tradisionalnya, Riyadh, untuk menandatangani perjanjian normalisasi dengan Israel, yang akan menjadi kemenangan diplomatik terbesarnya di kawasan ini, menyusul perjanjian serupa dengan Uni Emirat Arab, Bahrain dan Maroko, yang dikenal sebagai Abraham Accords.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan