Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korea Utara Bebaskan Tentara AS Yang Kabur dari Hukuman
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tentara Amerika Serikat Travis King dibebaskan oleh Korea Utara, setelah hampir tiga bulan berada di negara tersebut usai kabur melintasi perbatasan dari Korea Selatan.
Dikutip dari AFP, Kamis (28/9), pembebasan remaja berusia 23 tahun ini terjadi lewat lobi diplomatik yang intens. Pembebasannya juga melibatkan diplomat Swedia.
Kantor berita negara Korea Utara telah membuat pengumuman mengejutkan beberapa jam sebelumnya bahwa Pyongyang telah memutuskan untuk mengusir King.
King melintasi perbatasan Korea Utara ke China dengan bantuan diplomat Swedia, di mana ia diserahkan ke tahanan AS sebelum terbang ke pangkalan militer AS.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "pejabat AS telah mengamankan kembalinya Prajurit Travis King" dari Korea Utara.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah Swedia atas peran diplomatiknya... dan pemerintah Republik Rakyat Tiongkok atas bantuannya dalam memfasilitasi transit Prajurit King," katanya.
Setelah perkelahian di pub dalam keadaan mabuk, insiden dengan polisi dan ditahan di penjara Korea Selatan, Travis King dibawa ke bandara pada bulan Juli untuk kembali ke Texas.
Namun alih-alih pergi ke Fort Bliss untuk sidang disiplin, King malah menyelinap pergi. Ia mengikuti perjalanan wisata Zona Demiliterisasi dan menyelinap melewati perbatasan menuju Korea Utara.
Bulan lalu, Pyongyang mengkonfirmasi pihaknya menahannya, dengan mengatakan King telah membelot ke Korea Utara untuk menghindari "penganiayaan dan diskriminasi rasial di Angkatan Darat AS."
Namun setelah menyelesaikan penyelidikannya, Pyongyang telah "memutuskan untuk mengusir Travis King, seorang prajurit Angkatan Darat AS yang secara ilegal menyusup ke wilayah DPRK, berdasarkan hukum Republik," kata Kantor Berita Pusat Korea, menggunakan sumber daya Korea Utara.
Seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan King "sangat senang bisa pulang ke rumah dan dia sangat menantikan untuk bertemu keluarganya."
King akan dibawa ke Brooke Army Medical Center di Texas sekembalinya ke Amerika Serikat, tempat yang sama di mana bintang bola basket AS Brittney Griner dievaluasi setelah dibebaskan oleh Rusia.
"Kami akan membimbingnya melalui proses reintegrasi yang akan mengatasi masalah medis dan emosional dan memastikan kami menempatkannya di tempat yang baik untuk berkumpul kembali dengan keluarganya," kata pejabat kedua.
Juru bicara Pentagon Pat Ryder memuji "kerja keras" pasukan militer AS dan Departemen Luar Negeri dalam memulangkan King.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan