Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tiang Listrik Rebah di Jalur Muncan, Kabel Provider Semrawut Hambat Perbaikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tak ada hujan, tak ada petir, tiang listrik berikut sejumlah tiang provider yang sebelumnya telah diperbaiki kini nyaris tumbang kembali di jalur Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem pada Rabu (27/9/2023) sore.
Informasi yang diperoleh, sedikitnya ada 2 titik tiang listrik yang miring di jalur Muncan. Selain tiang listrik, sejumlah tiang provider yang menjamur di dekatnya juga ikut miring dan sempat menganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.
Hingga malam ini pukul 20.56 WITA, proses perbaikan masih dilakukan oleh pihak PLN Karangasem. Keberadaan kabel-kabel provider yang terkesan semrawut cukup menghambat proses pengerjaan karena tiang sulit dinaikkan kembali akibat tarikan kabel-kabel tersebut.
"Ya lumayan menghambat, karena kabel tersebut ikut menarik, sementara tadi kita potong saja kabel - kabelnya itu agar tiang yang rebah ini bisa segera tertangani," kata Manajer PLN ULP Karangasem, I Nyoman Martin saat dikonfirmasi.
Terkait dengan penyebab rebahnya tiang listrik tersebut, menurut Martin kemungkinan karena tanah tempat tiang ditancapkan labil tergerus air mengingat posisinya berada di dekat saluran irigasi dan got.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2803 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun